Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sebelum Pertamax Naik, Pemkab Bogor Sudah Lebih Dulu Terapkan Penghematan

Abilly Muhamad • Rabu, 17 Juni 2026 | 13:18 WIB
Sejumlah kendaraan dinas milik Pemkab Bogor saat terparkir. (Foto : Hendi Novian/Radar Bogor)
Sejumlah kendaraan dinas milik Pemkab Bogor saat terparkir. (Foto : Hendi Novian/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Kenaikan harga BBM Pertamax disebut bukan hal yang mengejutkan bagi Pemkab Bogor.

Jauh sebelum penyesuaian harga tersebut diberlakukan, Pemkab Bogor mengklaim telah menerapkan berbagai kebijakan penghematan penggunaan kendaraan dinas di lingkungan ASN.

Kebijakan itu, menurut Pemkab Bogor, menjadi langkah antisipatif untuk menekan konsumsi bahan bakar sekaligus membangun budaya kerja yang lebih efisien di kalangan pegawai pemerintah daerah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengatakan sejumlah aturan terkait efisiensi kendaraan telah diterapkan sebelum harga Pertamax mengalami kenaikan.

Menurutnya, Bupati Bogor telah menginstruksikan berbagai langkah penghematan, salah satunya melalui penerapan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) setiap hari Jumat.

"Sejak sebelumnya, Bupati sudah mengeluarkan beberapa kebijakan. Salah satunya penerapan WFH pada hari Jumat, yang tentu berdampak pada berkurangnya mobilitas dan penggunaan kendaraan," ujar Ajat, Rabu 17 Juni 2026.

Baca Juga: Warga Bogor, Ini Dia 5 Wisata Air dan Permainan Seru di Depok yang Bikin Anak Betah Seharian

Selain itu, Pemkab Bogor juga mendorong pegawai untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi setiap hari Rabu.

"Pada hari Rabu, ASN dianjurkan tidak menggunakan kendaraan bermotor. Kami mendorong mereka memanfaatkan sepeda, angkutan umum, atau moda transportasi lain yang lebih efisien," katanya.

Tak hanya itu, kebijakan berbagi kendaraan atau carpooling juga diterapkan di lingkungan Pemkab Bogor, khususnya pada hari Senin, Selasa, dan Kamis.

Ajat menjelaskan, para pegawai didorong untuk menggunakan satu kendaraan secara bersama-sama saat berangkat maupun pulang bekerja guna mengurangi penggunaan BBM.

"Termasuk kebijakan berbagi tumpangan kendaraan pada hari-hari tertentu. Semua itu merupakan bagian dari upaya efisiensi yang sudah berjalan," tuturnya.

Menurut Ajat, berbagai kebijakan tersebut membuat ASN di lingkungan Pemkab Bogor seharusnya tidak mengalami kesulitan beradaptasi dengan kondisi kenaikan harga BBM saat ini.

"Dengan adanya kenaikan harga BBM, seharusnya rekan-rekan di lingkungan Pemkab Bogor sudah terbiasa menjalankan pola yang lebih hemat. Jadi bukan kebijakan baru, karena semuanya sudah diterapkan lebih dulu," jelasnya.

Ia menambahkan, langkah yang diambil Pemkab Bogor merupakan bentuk antisipasi terhadap kemungkinan kenaikan harga BBM yang telah diprediksi sebelumnya.

"Kami memang sudah mempersiapkan diri lebih awal. Bupati melihat kemungkinan harga BBM akan terus mengalami penyesuaian, sehingga kami mencoba membangun kebiasaan hidup dan bekerja yang lebih efisien," pungkas Ajat. (abl)

Editor : Yosep Awaludin
#penghematan #pemkab bogor #pertamax