Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bupati Rudy Susmanto Percepat Normalisasi Irigasi di Bogor Utara, Solusi Atasi Banjir Tahunan

Abilly Muhamad • Minggu, 21 Juni 2026 | 10:25 WIB
Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat menghadiri rapat kordinasi di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor. (Foto : Diskominfo)
Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat menghadiri rapat kordinasi di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor. (Foto : Diskominfo)

RADAR BOGOR – Pemkab Bogor mempercepat langkah penanganan banjir yang kerap melanda kawasan Bogor Utara.

Memanfaatkan kondisi cuaca yang lebih bersahabat, Bupati Bogor Rudy Susmanto mendorong percepatan normalisasi saluran irigasi dan sungai di sejumlah wilayah rawan genangan sebagai solusi jangka panjang mengurangi risiko banjir.

Rencana tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto di Kantor Kecamatan Kemang.

Upaya ini difokuskan pada wilayah Kecamatan Kemang, Ciseeng, Parung, dan Rancabungur yang selama ini menjadi daerah langganan banjir saat musim hujan.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menjelaskan, cuaca yang relatif cerah dengan intensitas hujan yang tidak terlalu tinggi menjadi kesempatan ideal untuk melakukan penataan dan normalisasi saluran air yang selama ini mengalami penyempitan maupun gangguan fungsi.

Menurutnya, pemerintah daerah ingin menyelesaikan berbagai titik yang selama bertahun-tahun menjadi penyebab utama terjadinya genangan dan banjir di wilayah Bogor Utara.

Baca Juga: Belgia vs Iran: The Red Devils Andalkan Lukaku, Tim Melli Siap Beri Kejutan

"Kami ingin menyelesaikan sejumlah titik yang selama ini rutin terdampak banjir. Ketika hujan deras dan banjir sedang berlangsung, proses normalisasi tentu tidak bisa dilakukan secara maksimal," ujar Rudy Susmanto, Minggu 21 Juni 2026.

"Karena itu, saat kondisi cuaca mendukung seperti sekarang, kita harus bergerak cepat melakukan pembenahan saluran irigasi dan aliran sungai," katanya.

Ia menegaskan, keberhasilan program normalisasi tersebut tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah, tetapi juga membutuhkan dukungan serta partisipasi aktif masyarakat, khususnya warga di Kecamatan Kemang, Ciseeng, Parung, dan Rancabungur.

Pemkab Bogor, lanjut Rudy, memiliki komitmen kuat untuk mengembalikan fungsi saluran irigasi agar mampu bekerja secara optimal dalam mengalirkan debit air sehingga potensi banjir dapat ditekan.

Rudy juga memastikan pendekatan yang dilakukan pemerintah akan mengutamakan cara-cara persuasif melalui sosialisasi kepada masyarakat.

Langkah tersebut terutama ditujukan kepada pemilik bangunan yang berada di atas saluran irigasi maupun di kawasan sempadan yang berpotensi menghambat aliran air.

"Kami akan mendahulukan edukasi dan pemberitahuan kepada masyarakat. Harapannya, setelah memahami pentingnya fungsi saluran irigasi, tumbuh kesadaran bersama untuk mengembalikan peruntukannya seperti semula demi kepentingan yang lebih besar," katanya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program normalisasi tersebut sebagai bagian dari upaya bersama mengatasi persoalan banjir yang hampir selalu terjadi ketika curah hujan meningkat.

"Jika pemerintah dan masyarakat dapat berjalan beriringan serta saling mendukung, saya optimistis persoalan banjir yang kerap menghantui wilayah utara Kabupaten Bogor bisa diselesaikan secara bertahap dan berkelanjutan," pungkas Rudy. (abl)

Editor : Yosep Awaludin
#Rudy Susmanto #normalisasi sungai #Bogor Utara