RADAR BOGOR - Penataan kawasan Puncak, Bogor tinggal memasuki tahap pelaksanaan. Setelah turunnya instruksi dari Bupati Bogor Rudy Susmanto dinas - dinas terkait akan mulai menata mulai dari bangunan, drainase, dan insfrastruktur lainnya.
Penataan tersebut mencakup wilayah di tiga kecamatan yakni Ciawi, Megamendung, dan Cisarua.
Plt. Camat Ciawi, Saeful Jack Peter membenarkan bahwa wilayahnya masuk ke dalam program penataan. Sejumlah titik strategis pun menjadi target program termasuk di area sekitar pintu keluar (exit) Tol Ciawi.
"Kami di kecamatan juga terlibat pada berbagai aspek, mulai dari penataan saluran drainase hingga penertiban PKL dengan melibatkan dinas terkait," ujar Saeful, Minggu, 21 Juni 2026).
Baca Juga: Hadapi Puncak Kemarau 2026, Pemkab Bogor Normalisasi Irigasi di Sejumlah Wilayah Pertanian
Menurut Saeful, penataan saluran drainase menjadi penting dilakukan untuk mencegah masalah di kemudian hari seperti banjir.
Sementara penataan PKL merupakan bagian dari ketertiban wilayah termasuk mencegah kemacetan dan menjaga aspek estetika Ciawi sebagai gerbang wisata Puncak.
"Program penataan ini juga langkah Pemkab Bogor agar kawasan Puncak lebih tertata dan berkelanjutan, mengingat Puncak menjadi destinasi wisata lokal dan mancanegara," kata Saeful.
Terpisah, Kepala UPT Penataan Bangunan Wilayah II Ciawi pada Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Bogor, Agung Tarmedi mencatat ada sebanyak 48 bangunan di sepanjang ruas Jalan Raya Ciawi yang menjadi target penataan.
"Berbeda dengan yang di Simpang Gadog itu ada 29 bangunan, sementara Jalan Raya Ciawi ada 48 bangunan. Kami sudah melayangkan surat teguran dan sudah melimpahkan ke dinas," tukasnya.(cok)
Editor : Eka Rahmawati