RADAR BOGOR – Fakultas Agroteknoupreneur dan Agraria (FAA) Universitas Nusa Bangsa (UNB) menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui aksi nyata pengabdian kepada masyarakat.
Dalam rangkaian Dies Natalis UNB ke-39 sekaligus memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, dosen dan mahasiswa FAA melakukan penanaman 200 pohon Multiguna (MPTS) di kawasan Desa Wisata Gunung Malang, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor.
Kegiatan yang digelar pada Minggu, 21 Juni 2026 itu menjadi bagian dari upaya civitas akademika FAA UNB dalam mendukung rehabilitasi lingkungan serta mitigasi dampak perubahan iklim melalui pemanfaatan sumber daya lokal.
Aksi pengabdian kepada masyarakat tersebut melibatkan warga Desa Wisata Gunung Malang, para dosen Fakultas Agroteknoupreneur dan Agraria, serta diikuti sekitar 150 mahasiswa FAA Universitas Nusa Bangsa.
Selain melakukan penanaman pohon, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan peran masyarakat dalam menjaga keberlanjutan ekosistem.
Sebanyak 200 bibit tanaman Multi Purpose Tree Species (MPTS) ditanam di bawah tegakan hutan.
Baca Juga: KPM PKH dan BPNT Berpeluang Dapat Bansos Tambahan, PIP Rp450 Ribu Dilaporkan Cair di Berbagai Daerah
Jenis tanaman yang dipilih antara lain alpukat, salam, petai, dan durian yang diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis sekaligus nilai ekonomi bagi masyarakat di masa mendatang.
Dekan Fakultas Agroteknoupreneur dan Agraria UNB, Faizal Maad, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak sangat diperlukan untuk memulihkan lahan yang mengalami degradasi serta mencegah kerusakan kawasan hutan.
"Program ini menekankan pentingnya kerja sama antara kampus dan masyarakat dalam upaya rehabilitasi lahan kritis serta perlindungan hutan. Menjaga bumi merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui langkah-langkah sederhana, tetapi dilakukan secara berkelanjutan," ujarnya.
Wakil Rektor III Universitas Nusa Bangsa, Karmanah, menambahkan bahwa kegiatan penghijauan tersebut tidak boleh dipandang sebagai agenda seremonial semata.
Ia menilai, penanaman pohon merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak positif bagi ekosistem dan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan.
"Kami berharap seluruh bibit yang ditanam dapat tumbuh dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, baik dari sisi lingkungan maupun peningkatan kualitas hidup masyarakat setempat," katanya.
Apresiasi juga datang dari masyarakat setempat. Ketua RT di wilayah Desa Wisata Gunung Malang menyampaikan terima kasih kepada jajaran Fakultas Agroteknoupreneur dan Agraria UNB serta para mahasiswa yang telah melibatkan warga dalam kegiatan tersebut.
Baca Juga: Uruguay Ditahan Imbang Cape Verde 2-2, Vozinha cs Lanjutkan Kejutan
Ia berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk ikut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.
"Kami sangat berterima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan UNB melalui kegiatan ini. Harapannya, program seperti ini dapat terus berlanjut dan mendorong semakin banyak elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan," ungkapnya.
Melalui aksi penanaman ratusan pohon ini, Universitas Nusa Bangsa kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya fokus pada pengembangan akademik, tetapi juga aktif berkontribusi dalam menjawab tantangan lingkungan dan perubahan iklim melalui aksi nyata di tengah masyarakat. (***)
Editor : Yosep Awaludin