
RADAR BOGOR – Keceriaan Noviana Miftahul Jannah (12) atau yang akrab disapa Novi saat mengamen bersama ibu sambil gendong sang adik di sebuah rumah makan di Depok viral di media sosial.
Ditemui di kediamannya di Pabuaran, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Novi mengaku apa yang dilakukannya hanya ingin membantu ibunya mencari nafkah terlebih sejak sang ayah sakit.
Menurut Novi, segala aktivitasnya harus dijalani dengan ikhlas dan penuh semangat agar dapat membawa kebahagiaan bagi orang lain.
“Kalau kata aku ngamen itu harus ada rasa ikhlas, semangat, biar orang yang ngelihat atau ngedengerin juga bisa ngasih atau bisa senyum juga kayak kita, yang aku biasa lakuin ya senyum sama ikhlas,” ujar Novi kepada Radar Bogor, Selasa 23 Juni 2026.
Baca Juga: Sosok Pengamen Temani Ibu Sambil Gendong Adik Viral, Tinggal di Bojonggede Bogor
Meski sudah menemani sang ibu mengamen sejak usia empat tahun, Novi mengaku tidak pernah merasa terbebani dengan aktivitas tersebut dan baginya, membantu orang tua sudah menjadi bagian dari kesehariannya.
“Kalau capek bisa istirahat di rumah, langsung pulang, aku dari umur 4 tahun ikut (ngamen), kaya dari Pengasinan, sekitar Bojonggede masih aku ngamen, Kampung Lio, masih banyak tempat lagi tempatnya,” ungkap Novi.
Usai videonya viral dan mendapat perhatian dari berbagai pihak, Novi mengaku banyak menerima dukungan, termasuk terkait dengan pendidikan. Namun, ia memiliki satu keinginan yang sederhana, yakni tetap bisa bersekolah tanpa harus jauh dari kedua orang tuanya.
Lebih lanjut, Novi menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengamen untuk mencari belas kasihan dari orang lain, ia hanya menjalani aktivitas tersebut sebagai bentuk kebersamaan dan membantu keluarganya.
“Yang video itu kayak terharu ngelihatnya, tapi aku ngamen tuh nggak ada rasa biar dikasihani, aku ngamen cuma ngikutin biasa aku ngamen aja,” tuturnya.
Saat ditanya mengenai cita-cita, Novi mengaku belum memiliki gambaran pasti tentang profesi yang ingin ditekuni di masa depan. Namun, ia memiliki tekad kuat untuk terus bersekolah hingga perguruan tinggi demi membahagiakan kedua orang tuanya.
“Belum kepikiran cita-citanya apa, sekarang fokus, insyaallah bisa sampai jadi sarjana,” pungkasnya. (abl)
Editor : Eka Rahmawati