Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pemkab Bogor Siapkan Jalur Kereta Gadog – Puncak dan Jasinga – Tenjo, Solusi Kemacetan

Abilly Muhamad • Rabu, 24 Juni 2026 | 11:07 WIB
Pemkab Bogor bersama PT KAI saat menggelar rapat ekspose rencana pembangunan jalur kereta di Puncak dan Jasinga. (Foto : Diskominfo)
Pemkab Bogor bersama PT KAI saat menggelar rapat ekspose rencana pembangunan jalur kereta di Puncak dan Jasinga. (Foto : Diskominfo)

RADAR BOGOR – Pemkab Bogor mulai mematangkan rencana besar pengembangan transportasi jalur kereta yang akan menghubungkan sejumlah kawasan strategis di wilayah Selatan dan Barat Kabupaten Bogor.

Program jalur kereta ini digadang-gadang menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi kemacetan, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan yang dipimpin Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Kementerian Perhubungan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero, serta perangkat daerah terkait.

Dalam agenda tersebut, sejumlah proyek strategis sektor perkeretaapian dipaparkan sebagai bagian dari upaya menghadirkan sistem transportasi yang lebih modern dan terintegrasi.

Salah satu proyek yang menjadi fokus utama adalah rencana pembangunan jalur kereta dari kawasan Gadog menuju Rest Area Puncak.

Jalur ini dirancang untuk meningkatkan akses menuju kawasan wisata Puncak yang selama ini kerap mengalami kepadatan lalu lintas, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.

Baca Juga: Rumor Transfer Liga 1, Persija Incar Gelandang Jepang Kyohei Yoshino

Menurut Rudy Susmanto, keberadaan transportasi rel menuju kawasan Puncak diharapkan dapat memberikan alternatif mobilitas yang lebih efektif sekaligus membantu mengurangi beban kendaraan di jalur utama wisata tersebut.

Selain koridor Gadog–Puncak, pertemuan tersebut juga membahas pengembangan jalur kereta Jasinga–Tenjo serta Parung Panjang–Jasinga.

Pengembangan jalur kereta di wilayah barat Kabupaten Bogor itu diproyeksikan menjadi pengungkit pertumbuhan kawasan ekonomi baru, dan memperkuat mobilitas masyarakat yang setiap hari beraktivitas di kawasan penyangga Jakarta.

Rudy menilai, pengembangan transportasi berbasis rel merupakan langkah penting untuk membangun sistem transportasi yang efisien, terhubung, dan berkelanjutan di Kabupaten Bogor.

“Peningkatan konektivitas antardaerah akan memberikan dampak positif yang luas, mulai dari terbukanya peluang investasi baru, percepatan aktivitas ekonomi masyarakat, hingga peningkatan kualitas hidup warga Kabupaten Bogor,” ujar Rudy, Rabu 24 Juni 2026.

Ia menegaskan bahwa seluruh rencana pembangunan tersebut tidak akan dilakukan secara terburu-buru.

Pemkab Bogor akan memastikan setiap tahapan didukung kajian teknis yang matang agar sesuai dengan kondisi geografis, kebutuhan masyarakat, serta prinsip efektivitas penggunaan anggaran.

Menurutnya, kajian komprehensif menjadi kunci agar proyek yang direncanakan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan mendukung pembangunan wilayah secara optimal.

Baca Juga: Tegas, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Pastikan Semua Anak di Jabar Bisa Sekolah

Pemkab Bogor juga menyatakan akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, Kementerian Perhubungan, PT KAI, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna merealisasikan proyek-proyek transportasi strategis tersebut.

Rudy berharap dukungan masyarakat dapat mengawal seluruh proses perencanaan hingga pelaksanaan agar berjalan sesuai target dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah.

“Kami berharap seluruh tahapan yang sedang dipersiapkan dapat berlangsung dengan baik. Dukungan masyarakat sangat penting agar proyek ini nantinya mampu menghadirkan manfaat yang besar dan dirasakan langsung oleh warga Kabupaten Bogor,” tutupnya. (abl)

Editor : Yosep Awaludin
#jalur kereta #Rudy Susmanto #pemkab bogor #kemacetan