RADAR BOGOR – Pembukaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang SD dan SMP di Kabupaten Bogor mendapat perhatian dari berbagai pihak.
Peduli Rakyat Bogor (PRB) meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor meningkatkan profesionalisme pelaksanaan penerimaan siswa baru sekaligus memperluas daya tampung sekolah negeri agar lebih banyak anak memperoleh akses pendidikan.
Ketua PRB, M Johan Pakpahan, menilai pemerintah daerah perlu memastikan proses penerimaan peserta didik berjalan mudah, transparan, dan tidak menyulitkan masyarakat, terutama bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Menurut Johan, pendidikan dasar merupakan hak setiap anak yang harus dijamin negara.
Karena itu, pemerintah daerah perlu menghadirkan kebijakan yang dapat memperluas kesempatan masyarakat untuk mengakses pendidikan tanpa terbebani biaya.
“Kami berharap proses masuk ke SD maupun SMP negeri dapat berlangsung lebih mudah dan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi seluruh anak usia sekolah,” ujar Johan.
Baca Juga: Selain Bansos, Ada Diskon Tiket 30 Persen untuk 2 Jenis Transportasi Umum Ini
Ia juga mendorong Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menambah kapasitas atau kuota peserta didik di sekolah negeri.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat terhadap sekolah negeri, khususnya dari kalangan keluarga kurang mampu.
“Penambahan daya tampung sekolah negeri perlu menjadi perhatian agar lebih banyak siswa bisa diterima dan memperoleh pendidikan yang layak,” katanya.
Selain itu, Johan mengusulkan adanya dukungan anggaran dari APBD bagi sekolah swasta.
Menurutnya, bantuan tersebut dapat digunakan untuk membantu siswa dari keluarga tidak mampu yang tidak tertampung di sekolah negeri sehingga tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa biaya.
Ia menilai skema pembiayaan pendidikan bagi siswa kurang mampu di sekolah swasta dapat menjadi solusi untuk memastikan tidak ada anak yang putus sekolah karena alasan ekonomi.
“Jika sekolah swasta juga mendapatkan dukungan pembiayaan untuk siswa tidak mampu, maka akses pendidikan gratis bisa dirasakan lebih merata,” jelasnya.
Johan juga meminta Bupati Bogor bersama DPRD Kabupaten Bogor untuk merumuskan kebijakan yang mendukung pendidikan gratis bagi siswa SD dan SMP dari keluarga kurang mampu, baik yang bersekolah di negeri maupun swasta.
Menurutnya, Dinas Pendidikan memiliki peran penting dalam menjalankan kebijakan tersebut, termasuk dengan memperluas kapasitas sekolah negeri yang tersedia.
Disdik Kabupaten Bogor Buka SPMB 2026/2027 Secara Online
Sementara itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor telah resmi membuka pendaftaran SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang SD dan SMP.
Baca Juga: Motor Hantam Angkot Bogor Parkir di Tajur, Pengendara Dilarikan ke Rumah Sakit
Pelaksanaan pendaftaran utama dilakukan secara daring melalui portal resmi yang telah disiapkan pemerintah daerah, yakni SPMB Kabupaten Bogor.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rusliandi, menjelaskan bahwa penerapan sistem online bertujuan meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus memastikan proses seleksi berjalan objektif, transparan, akuntabel, dan tanpa diskriminasi.
Menurutnya, digitalisasi layanan SPMB juga diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.
Pemkab Bogor mengimbau para orang tua calon peserta didik untuk memastikan seluruh dokumen kependudukan, baik dalam bentuk fisik maupun digital, telah sesuai dan valid sebelum melakukan pendaftaran.
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut maupun ingin menyampaikan pengaduan terkait pelaksanaan SPMB dapat mengakses layanan resmi melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor atau akun media sosial resmi Disdik Kabupaten Bogor.
Keywords SEO: SPMB Kabupaten Bogor 2026, SPMB SD SMP Kabupaten Bogor, Disdik Kabupaten Bogor, penerimaan murid baru Bogor, kuota sekolah negeri Bogor, sekolah gratis Kabupaten Bogor, PRB Kabupaten Bogor, pendaftaran SPMB online Bogor. (unt)
Editor : Yosep Awaludin