Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kereta Api Jasinga dan Kereta Gantung Puncak Masuk Kajian, Pemkab Bogor Gandeng KAI dan Investor Asing

Abilly Muhamad • Kamis, 25 Juni 2026 | 21:23 WIB
Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat menyampaikan keterangan. Foto: Billy/Radar Bogor.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat menyampaikan keterangan. Foto: Billy/Radar Bogor.

RADAR BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai mematangkan rencana pengembangan transportasi massal melalui pembangunan jalur kereta api di wilayah barat Bogor serta kereta gantung di kawasan Puncak.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengungkapkan bahwa Pemkab Bogor telah menggelar sejumlah pertemuan dengan PT KAI dan investor yang bergerak di bidang transportasi perkeretaapian untuk membahas berbagai peluang pengembangan infrastruktur, kereta api dan kereta gantung itu.

“Beberapa waktu lalu kami telah melakukan rapat dengan PT KAI, serta berdiskusi dengan sejumlah investor dan penyedia jasa perkeretaapian dari China. Pembahasannya mencakup kereta rel listrik, kereta gantung, dan beberapa opsi transportasi lainnya,” ujar Rudy, Kamis, 25 Juni 2026.

Baca Juga: Curug Cipanas: Wisata Alam di Kaki Gunung Tangkuban Parahu

Menurutnya, saat ini proses kajian terhadap rencana pembangunan jalur kereta api masih terus berlangsung. Pemkab Bogor mengusulkan dua koridor prioritas, yakni jalur Tenjo–Jasinga dan Tenjo–Parungpanjang.

“Berbagai tahapan kajian sedang berjalan. Untuk usulan awal, kami memprioritaskan rute Tenjo–Jasinga dan Tenjo–Parungpanjang,” jelasnya.

Selain proyek perkeretaapian, Pemkab Bogor juga telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait penjajakan dan kajian pembangunan kereta gantung di kawasan wisata Puncak.

Baca Juga: Bansos BPNT Tahap 2 Susulan Cair di KKS Baru, KPM Segera Cek Saldo

Rencana tersebut mencakup lintasan dari kawasan Gadog hingga Rest Area Gunung Mas sebagai upaya mendukung konektivitas dan mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur wisata tersebut.

“Kerja sama kajian perencanaan kereta gantung dari Gadog sampai Rest Area Gunung Mas sudah dituangkan dalam MoU yang telah ditandatangani,” kata Rudy.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa realisasi proyek-proyek tersebut masih membutuhkan proses panjang, mulai dari kajian teknis hingga tahapan investasi. Namun, Pemkab Bogor berkomitmen untuk terus mendorong percepatan tindak lanjut agar rencana tersebut dapat segera diwujudkan.

Baca Juga: Bansos BPNT Tahap 2 Susulan Cair, KPM Pemilik KKS Baru Bank Ini Terima Rp600 Ribu

“Mudah-mudahan dengan waktu yang ada, seluruh tahapan dapat segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #puncak #jasinga #kereta api #kereta gantung