Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pria 42 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Ciseeng Bogor, Diduga Dipicu Masalah Asmara

Septi Nulawam Harahap • Kamis, 25 Juni 2026 | 22:00 WIB
Ilustrasi penemuan seorang duda meninggal dunia di Kabupaten Bogor. Foto: Tagar Foto
Ilustrasi penemuan seorang duda meninggal dunia di Kabupaten Bogor. Foto: Tagar Foto

RADAR BOGOR – Warga Kampung Tribuana, Desa Cibeuteung Udik, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam sebuah rumah pada Rabu, 24 Juni 2026 malam.

Korban berinisial J (42), yang diketahui berstatus duda, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Ciseeng Bogor. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan persoalan asmara yang tengah dihadapi korban.

Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah, mengatakan pihak kepolisian menerima laporan mengenai penemuan korban pada malam hari dan langsung melakukan pemeriksaan di Ciseeng Bogor.

Baca Juga: Wisata Stone Garden Padalarang, Tawarkan Sejarah Manusia Purba

“Korban ditemukan meninggal dunia di dalam rumah. Dari hasil penyelidikan sementara, peristiwa ini diduga dipicu masalah hubungan pribadi,” ujarnya.

Menurut keterangan yang dihimpun petugas, sebelum kejadian korban sempat mendatangi rumah seorang perempuan berinisial T. Saat itu, korban meminta izin kepada anak perempuan tersebut untuk menunggu di dalam rumah.

Korban juga sempat menyampaikan pernyataan yang membuat panik penghuni rumah. Mendengar hal tersebut, keluarga berusaha mencari keberadaan T dan mencoba menghubunginya melalui telepon, namun tidak mendapat respons.

Baca Juga: Kereta Api Jasinga dan Kereta Gantung Puncak Masuk Kajian, Pemkab Bogor Gandeng KAI dan Investor Asing

Sekitar 30 menit kemudian, saat kembali ke rumah, saksi menemukan korban sudah tidak bernyawa. Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada aparat lingkungan dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Petugas yang melakukan olah tempat kejadian perkara tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kejadian tersebut diduga berkaitan dengan persoalan pribadi yang sedang dihadapi korban.

Baca Juga: Curug Cipanas: Wisata Alam di Kaki Gunung Tangkuban Parahu

Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga di wilayah Tajurhalang, Kabupaten Bogor. Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan memutuskan tidak dilakukan autopsi sebelum proses pemakaman.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi emosional orang-orang di sekitar serta segera mencari bantuan dari keluarga, sahabat, tokoh agama, atau tenaga profesional apabila menghadapi tekanan psikologis maupun masalah pribadi yang berat.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #ciseeng #meninggal dunia