Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Suhunya Bikin Menggigil, Ini 5 Kecamatan Tertinggi dan Terdingin di Kabupaten Bogor

Khairunnisa RB • Jumat, 26 Juni 2026 | 15:43 WIB
Ilustrasi kecamatan tertinggi dan terdingin di Kabupaten Bogor (pexels.com/Imam Septian Nugraha)
Ilustrasi kecamatan tertinggi dan terdingin di Kabupaten Bogor (pexels.com/Imam Septian Nugraha)

RADAR BOGOR — Kabupaten Bogor tidak hanya dikenal dengan wilayah industrinya yang padat di dataran rendah, tetapi juga pesona puncaknya yang selalu berselimut kabut. 

Namun, tahukah Anda kecamatan mana saja yang secara resmi dinobatkan sebagai wilayah tertinggi di Bogor? 

Laporan geografi dan iklim terbaru dari BPS Kabupaten Bogor menguak data elevasi wilayah yang menjadi penentu dinginnya suhu udara di kawasan-kawasan tersebut.  

Jika wilayah dataran rendah seperti Tenjo (60,32 mdpl) dan Cileungsi (60,92 mdpl) akrab dengan suhu udara yang cenderung hangat, lima kecamatan berikut ini berada di atas awan dan memegang rekor sebagai daerah dengan elevasi tertinggi alias "terdingin" di Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Dana Bansos PIP 2026 Belum Masuk Rekening? Segera Lakukan Langkah Penting Ini

1. Cisarua (784,95 Mdpl)

Sudah tidak menjadi rahasia lagi, Cisarua kokoh berada di peringkat pertama sebagai 'Atap Kabupaten Bogor'. 

Dengan ketinggian hampir menyentuh 800 meter di atas permukaan laut, wilayah ini menjadi pusat utama hawa dingin dan magnet wisata perkebunan teh.  

2. Megamendung (708,00 Mdpl)

Menyusul ketat di posisi kedua, wilayah gerbang Puncak ini bertengger di ketinggian 708,00 mdpl. 

Baca Juga: PKH BPNT Tahap 2 Masih Cair, Ini Daftar Bansos yang Sedang Disalurkan

Udara sejuknya menjadikan kecamatan ini sebagai lokasi favorit pelarian warga metropolitan.  

3. Pamijahan (580,00 Mdpl)

Bergeser ke arah lingkar Gunung Salak, Pamijahan menduduki peringkat ketiga dengan ketinggian mencapai 580,00 mdpl. 

Daerah ini melimpah akan kekayaan air alami dan situs wisata alam pegunungan.  

4. Cijeruk (528,47 Mdpl)

Tepat berada di kaki Gunung Salak, Cijeruk menempati posisi keempat dengan elevasi 528,47 mdpl. 

Baca Juga: KPM Jangan Panik, Bansos PKH Tahap 2 Masih Cair, Ini Tanda Status Amannya

Wilayah ini terkenal dengan udara bersihnya yang mendukung sektor agribisnis lokal.  

5. Tenjolaya & Parung Panjang (523,14 Mdpl)

Di urutan kelima, terdapat catatan unik di mana Kecamatan Tenjolaya di kaki gunung dan titik tertinggi di Parung Panjang memiliki angka elevasi yang kembar persis, yaitu 523,14 mdpl.  

Perbedaan tinggi wilayah yang sangat dramatis ini menciptakan karakteristik ekonomi yang unik bagi Bogor. 

Baca Juga: Siswi SMAN 1 Cileungsi Bogor Lolos Paskibraka Nasional 2026, Aisha Calista Wakili Jawa Barat di Istana Negara

Zona "Atap Bogor" ini tidak hanya berfungsi sebagai penggerak roda ekonomi pariwisata, tetapi juga memegang peran vital sebagai kawasan resapan air utama demi menjaga keselamatan ekologi wilayah hilir Jabodetabek dari ancaman banjir.***

Editor : Khairunnisa RB
#kecamatan terdingin #kecamatan tertinggi #kabupaten bogor