RADAR BOGOR - Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Teknik, yaitu prodi Teknologi Rekayasa Manufaktur, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta melaksanakan kegiatan pengabdian di Desa Singasari, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor.
Tim P2M Teknologi Rekayasa Manufaktur FT UNJ mengadakan program Pemanfaatan Mesin Pencacah Daun untuk mengurangi sampah dan meningkatkan manfaat ekonomi di Desa Singasari Jonggol.
Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat dalam mengatasi permasalahan penumpukan sampah daun yang selama ini masih banyak dibuang atau dibakar.
Melalui penerapan teknologi tepat guna berupa mesin pencacah daun, masyarakat diperkenalkan pada cara mengelola sampah organik yang lebih efektif, ramah lingkungan, dan berpotensi memberikan nilai ekonomi.
Pemanfaatan teknologi ini diharapkan mampu mengurangi volume sampah organik.
Sekaligus meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil cacahan menjadi kompos misalnya, yang dapat dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan pertanian dan juga memiliki nilai jual.
Baca Juga: Curug Suakan Rumpin: Wisata Sungai Jernih Murah Meriah, Cocok Liburan Keluarga
Kegiatan ini diketuai oleh Dr. Dyah Arum Wulandari, M.T., dan memiliki anggota tim pengabdian yang terdiri atas Dr. Ferry Budhi S., S.T., M.T., Drs. Syamsuir, M.T., Lukman Arhami, S.Pd., M.T., dan Muhammad Fatihuddin, S.Pd., M.T.
Program ini juga melibatkan mahasiswa Muhammad Yuda Ferdian dan Khayla Assiva Rahmadani sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengabdian kepada masyarakat.
Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Pemerintah Desa Singasari sebagai mitra pengabdian.
Melalui kolaborasi tersebut, masyarakat setempat dapat memperoleh pengetahuan mengenai teknologi tepat guna yang sesuai dengan kondisi desa serta dapat diterapkan dalam pengelolaan sampah organik di kehidupan sehari-hari.
“Harapannya, semoga inovasi ini dapat terus dikembangkan sehingga dapat mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah yang dibuang sembarangan serta dapat digunakan untuk membantu peternak di desa kami dalam menyiapkan campuran pakan ternak, yang salah satunya berupa cacahan daun hasil dari mesin tersebut ” ujar salah satu peserta.
Selain memberikan manfaat bagi masyarakat desa Singasari, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk dapat terlibat secara langsung dalam proses pengabdian.
Di mulai dari kegiatan sosialisasi, pendampingan di lapangan, dokumentasi kegiatan, hingga berkesempatan memberikan edukasi kepada masyarakat.
Melalui program ini, Tim P2M dari Teknologi Rekayasa Manufaktur, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta berharap berharap pengelolaan sampah daun di Desa Singasari dapat dilakukan secara lebih efektif sehingga mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Di sisi lain, pemanfaatan hasil cacahan daun diharapkan dapat membuka peluang peningkatan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa Singasari melalui pengolahan sampah organik yang dapat bernilai guna. (***)
Editor : Yosep Awaludin