Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

RSUD R Moh Noh Nur Leuwiliang Meriahkan HJB ke-544 Lewat Pelayanan Kesehatan, Edukasi, hingga Partisipasi Budaya di Helaran Bogor

Eka Rahmawati • Selasa, 30 Juni 2026 | 16:46 WIB
RSUD R Moh Noh Nur turut serta dalam perhelatan budaya Mapag Pajajaran Anyar: Fashion Ethnic Carnaval pada puncak rangkaian HJB ke-544. (Dok. RSUD R Moh Noh Nur)
RSUD R Moh Noh Nur turut serta dalam perhelatan budaya Mapag Pajajaran Anyar: Fashion Ethnic Carnaval pada puncak rangkaian HJB ke-544. (Dok. RSUD R Moh Noh Nur)

RADAR BOGOR - RSUD R Moh Noh Nur Leuwiliang berhasil menyelesaikan rangkaian partisipasinya dalam program Pelayanan dan Edukasi Kesehatan melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar di kawasan Gelora Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Kegiatan yang berlangsung selama 17 hari, mulai 29 Mei hingga 14 Juni 2026 dan ditutup secara resmi pada puncak peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, Minggu, 28 Juni 2026 menjadi bagian dari upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Keikutsertaan rumah sakit tersebut merupakan wujud kolaborasi lintas fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Bogor dalam menghadirkan layanan promotif, preventif, sekaligus pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Selama penyelenggaraan program, RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang aktif memberikan edukasi kesehatan serta berbagai layanan medis tanpa dipungut biaya.

Baca Juga: RSUD R Moh Noh Nur Leuwiliang Bogor Anugerahkan Satyalancana Karya Satya dan Penghargaan kepada Tim Bola Voli Putra Berprestasi

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyuluhan bertema "Kenali Hipertensi, Cegah Silent Killer" yang disampaikan oleh dr. Kandita Arjani, Sp.JP pada Sabtu, 30 Mei 2026 di Panggung Stage Udaya, Stadion Pakansari. Edukasi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya hipertensi serta pentingnya deteksi dan penanganan sejak dini.

Memasuki pekan kedua dan ketiga, layanan yang diberikan semakin beragam melalui penyelenggaraan edukasi kesehatan tematik yang dipadukan dengan konsultasi bersama dokter spesialis.

Pada Rabu, 10 Juni 2026 masyarakat memperoleh edukasi mengenai pencegahan dan penanganan morbili atau campak pada anak yang disampaikan oleh dr. Ammar Fauzan Islami, Sp.A.

Selanjutnya, Sabtu, 13 Juni 2026 masyarakat memanfaatkan layanan konsultasi kesehatan gigi gratis yang diberikan oleh drg. Try Septian Mustika Saragih.

Selain edukasi dan konsultasi spesialis, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai layanan pemeriksaan kesehatan, antara lain pengecekan gula darah sewaktu (GDS), pemeriksaan kadar asam urat, konsultasi dengan dokter umum, hingga pelayanan fisioterapi.

Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi, terutama pada 7 Juni 2026 ketika tercatat sebanyak 124 warga memanfaatkan layanan tersebut. Tingginya jumlah kunjungan menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara dini.

Program ini terlaksana berkat kerja sama berbagai fasilitas kesehatan di Kabupaten Bogor, di antaranya RSUD Bakti Pajajaran, RSUD RH. Satibi, RSUD DR. K.H. Idham Chalid, Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI), serta seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Bogor.

Direktur RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang, dr. Vitrie Winastri, S.H., M.A.R.S., mengatakan bahwa kehadiran rumah sakit dalam kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memberikan pelayanan medis, tetapi juga memperkuat peran rumah sakit sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat.

Menurutnya, pelaksanaan program CKG menjadi bentuk nyata komitmen rumah sakit dalam mendekatkan akses layanan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat melalui edukasi dan deteksi dini agar budaya hidup sehat semakin tumbuh di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen kami mendekatkan akses pelayanan kesehatan, kami berharap upaya edukasi dan deteksi dini ini dapat terus memperkuat budaya hidup sehat,” ujar dr. Vitrie.

Sebagai penutup rangkaian Hari Jadi Bogor ke-544, RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang turut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan budaya yang digelar pada Minggu, 28 Juni 2026 di antaranya Helaran Budaya Mapag Pajajaran Anyar melalui Fashion Ethnic Carnaval serta pemecahan Rekor MURI untuk pertunjukan 2.000 karinding yang berlangsung di Alun-alun Tegar Beriman.

Dalam momentum HJB ke-544, rumah sakit mengangkat tema "Anyar Gayana, Panceg Nilaina; Pelayanan Unggul, Humanis, dan Berdaya Saing." Tema tersebut diwujudkan melalui berbagai simbol budaya Sunda, seperti Prabu Siliwangi yang melambangkan kepemimpinan visioner.

Lalu Nyi Pohaci Sanghyang Asri sebagai simbol kesehatan dan kesejahteraan, Maung Bodas yang mencerminkan integritas, Paraji sebagai representasi pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta Tabib Kerajaan yang menggambarkan perpaduan antara ilmu kedokteran modern dengan kearifan lokal.

Melalui penguatan layanan kesehatan yang dipadukan dengan pelestarian nilai-nilai budaya, RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang menegaskan komitmennya untuk terus menjadi salah satu pilar pelayanan kesehatan yang mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Bogor yang sehat, tangguh, dan sejahtera.

Sejalan dengan semangat Hari Jadi Bogor ke-544, rumah sakit berharap Kabupaten Bogor terus berkembang menjadi daerah yang semakin maju, tetap menjaga warisan budayanya, menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, serta meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakatnya.

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #HJB #leuwiliang #RSUD R Moh Noh Nur #Helaran