Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bojonggede Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos, Pemkab Bogor Uji Coba Portal Perlinsos

Muhammad Ali • Selasa, 30 Juni 2026 | 21:31 WIB
Warga Desa Bojonggede saat melakukan uji coba proses pendataan dan verifikasi melalui aplikasi Perlinsos, Selasa, 30 Juni 2026. (Diskominfo Kabupaten Bogor)
Warga Desa Bojonggede saat melakukan uji coba proses pendataan dan verifikasi melalui aplikasi Perlinsos, Selasa, 30 Juni 2026. (Diskominfo Kabupaten Bogor)

RADAR BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menjadikan Desa Bojonggede, Kecamatan Bojonggede, sebagai lokasi pilot project digitalisasi bantuan sosial (bansos) melalui Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos).

Uji coba tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Desa Bojonggede, Selasa, 30 Juni 2026, sebagai langkah awal mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang lebih akurat, transparan, dan tepat sasaran.

Dalam pelaksanaan uji coba, sekitar 200 warga Desa Bojonggede mengikuti proses pendataan dan verifikasi melalui aplikasi Perlinsos. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program pemerintah pusat yang mengedepankan pemanfaatan teknologi digital dalam tata kelola perlindungan sosial.

Baca Juga: Kapan Bansos PKH dan BPNT Triwulan Ketiga 2026 Cair? Ini Penjelasannya

Salah seorang warga, Teti Susanti, berharap pendataan melalui Portal Perlinsos dapat memberikan manfaat bagi keluarganya, terutama untuk membantu kebutuhan pendidikan anak.

"Saya berharap program ini dapat memberikan manfaat, terutama untuk membantu kebutuhan pendidikan anak-anak kami, semoga melalui Portal Perlinsos, bantuan sosial bisa tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan sehingga kesejahteraan masyarakat semakin meningkat," ujar Teti, Selasa, 30 Juni 2026.

Harapan serupa disampaikan warga lainnya, Ambarwati. Ia mengaku program digitalisasi bantuan sosial sangat membantu masyarakat dan berharap pelaksanaannya dapat terus berlanjut.

"Saya berharap program ini dapat terus berlanjut karena sangat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga kami, semoga bantuan sosial melalui Portal Perlinsos tetap diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pengelolaan Data Kemiskinan Daerah Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Ferry Ando, menjelaskan bahwa pada tahap awal, uji coba ini menyasar masyarakat penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yang telah terdaftar sebagai penerima bantuan untuk dilakukan verifikasi ulang.

"Hari ini kami melaksanakan pilot project digitalisasi bantuan sosial melalui Portal Perlinsos, melalui aplikasi ini kami melakukan verifikasi ulang terhadap penerima bantuan sosial untuk mengetahui apakah mereka masih memenuhi syarat sebagai penerima bansos atau tidak, hasil pengecekan dapat diketahui secara langsung," katanya.

Menurutnya, proses verifikasi diawali dengan pengecekan kepemilikan Identitas Kependudukan Digital (IKD), warga yang membawa telepon seluler akan dibantu aktivasi IKD oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), kemudian datanya diverifikasi melalui Portal Perlinsos.

Sementara bagi masyarakat yang tidak memiliki atau tidak membawa telepon seluler, proses verifikasi tetap dapat dilakukan melalui petugas atau agen yang telah disiapkan sehingga seluruh peserta tetap dapat mengakses layanan tanpa kendala perangkat.

Ia menjelaskan, ke depan Portal Perlinsos tidak hanya dimanfaatkan untuk memverifikasi penerima bantuan sosial yang sudah ada, tetapi juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengetahui status kelayakan mereka sebagai penerima bantuan.

"Harapannya, masyarakat yang selama ini merasa belum pernah menerima bantuan sosial dapat mengetahui penyebabnya secara lebih jelas, seluruh proses dilakukan berdasarkan hasil pemadanan data dari berbagai kementerian dan lembaga sehingga penetapan penerima bantuan menjadi lebih objektif dan tepat sasaran," jelasnya.

Ferry menambahkan, Portal Perlinsos telah terintegrasi dengan berbagai basis data pemerintah, di antaranya data perpajakan, kepemilikan kendaraan roda empat, data pelanggan PLN, Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta sejumlah basis data kementerian dan lembaga lainnya. Integrasi tersebut menjadi dasar dalam menentukan kelayakan penerima bantuan sosial.

Pelaksanaan uji coba di Desa Bojonggede melibatkan sejumlah perangkat daerah dan instansi, di antaranya Bapperida, Dinas Sosial, Disdukcapil, DPMD, Diskominfo, Kementerian Sosial beserta jajaran terkait, pendamping PKH, serta pemerintah desa dan kecamatan.

Melalui pilot project ini, Pemkab Bogor berharap digitalisasi bantuan sosial mampu meningkatkan kualitas pendataan, mempercepat proses verifikasi, serta memastikan bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. 

Ke depan, implementasi Portal Perlinsos ditargetkan dapat diperluas ke wilayah lain di Kabupaten Bogor sebagai bagian dari penguatan tata kelola perlindungan sosial yang lebih efektif dan berbasis data. (Cr1)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #bansos #perlinsos #bojong gede