Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Harga Daging Ayam dan Telur di Pasar Cibinong Bogor Turun, Ini Penyebabnya

Abilly Muhamad • Jumat, 3 Juli 2026 | 15:49 WIB
Ilustrasi: Pedagang telur di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor. (Hendi Novian/Radar Bogor)
Ilustrasi: Pedagang telur di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor. (Hendi Novian/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Harga daging ayam dan telur di wilayah Bogor mengalami penurunan pada musim libur panjang sekolah saat ini, salah satunya di Cibinong.

Kepala Pasar Cibinong Wawan menyampaikan, saat ini ada penurunan harga sembako khususnya daging ayam dan telur.

"Pemantauan di Pasar Cibinong allhamdulillah harga sembako relatif turun," kata Wawan, Jumat, 3 Juli 2026.

Penurunan harga sembako itu, kata dia, meliputi daging ayam dan telur ayam.

"Harga telur kisaran Rp23-24 ribu sekilo, ayam sekitar Rp34 ribu, rata-rata turun, sebelumnya telur Rp28 ribu dan ayam Rp37-38 ribu," jelas Wawan.

Baca Juga: Keaktifan Peserta JKN Kota Bogor Capai 80,19 Persen, BPJS Pastikan Tak Ada Penolakan Pasien

Menurut Wawan, penurunan harga ini terjadi akibat pasokan bahan yang lancar. Terlebih, dengan kondisi saat ini juga, pengunjung yang datang untuk belanja meningkat di Pasar Cibinong.

"Pengunjung mulai ada peningkatan kedatangan pengunjung," ujarnya.

Sementara, Najib (23) pedagang telur di Pasar Cibinong mengatakan memang dagangannya itu sempat mengalami turun harga. Namun, menurut Najib, minggu ini harga telur mulai kembali mengalami kenaikan.

"Sempat turun minggu kemarin, tapi sekarang sudah mulai naik lagi, dari kandang naik sekitar Rp2 ribu, harga eceran sebelumnya Rp23 ribu sekarang sudah Rp24 ribu," ungkapnya.

Bahkan, kata dia, saat harga telur menurun pendapatan yang didapat juga ikut menurun.

"Sebaliknya saat harga mahal, penjualan justru ramai, jumlah pembeli sendiri relatif sama aja," imbuhnya.

Najib berharap, pemerintah bisa kembalikan harga normal tidak terlalu tinggi karena untuk kebutuhan konsumen setiap hari.

Di sisi lain, penurun harga terjadi pada musim sekolah diduga imbas liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pedagang daging ayam lainnya, Fauzi (25) menyebut bahwa, imbas libur MBG sangat mempengaruhi harga ayam yang biasanya Rp38 ribu, saat ini hanya Rp30 ribu.

"Lebih enak sekarang, menguntungkan soalnya harga ayam sedang semenjak MBG libur," kata Fauzi.

Ia mengaku dengan penurunan harga juga ada peningkatan pembeli daging ayam di Pasar Cibinong.

Namun begitu, ia mengungkap jika MBG kembali aktif, ada kekhawatiran kenaikan harga dan sepi pembeli sehingga meminta pemerintah dapat terus menormalkan harga kebutuhan bahan pokok.(abl)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #ayam #telur #harga