RADAR BOGOR – Perjalanan hidup salah satu Wakil Ketua Kadin Kabupaten Bogor, Sulhajji Jompa diwarnai berbagai pengalaman yang membentuk pandangannya terhadap dunia usaha dan inovasi.
Sebelum dikenal sebagai pengusaha, Sulhajji mengawali karier sebagai dosen, kemudian mengabdi selama puluhan tahun sebagai peneliti di pemerintahan.
Pada masa pemerintahan Presiden BJ Habibie dirinya mendapat kesempatan bergabung sebagai peneliti di lembaga pemerintah yang menangani pengkajian dan penerapan teknologi.
Baca Juga: Sulhajji Jompa Minta Dunia Usaha di Bogor Adaptif Hadapi Dampak Tekanan Ekonomi Global
"Saya memang ditakdirkan hidup warna-warni, pertama jadi dosen, kemudian ditakdirkan dipanggil ke Jakarta, di zaman Pak Habibie menjadi salah satu peneliti badan pengerjaan penerapan teknologi," ujar Sulhajji Jompa, Jumat, 3 Juni 2026.
Sulhajji melanjutkan, selama kurang lebih 25 tahun menjadi peneliti, ia mengaku banyak memperoleh pengalaman. Meski demikian, ia juga merasakan adanya berbagai kendala yang membuat hasil riset dan gagasan para peneliti tidak mudah diterapkan di masyarakat maupun dunia industri.
Sehingga, keinginan agar hasil penelitian dapat memberikan dampak nyata, ia meminta dipindahkan ke lembaga yang berfokus pada hilirisasi teknologi dan pengembangan bisnis berbasis inovasi.
Di sana, ia mulai terlibat dalam upaya mengidentifikasi berbagai hasil riset agar dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.
Meski memiliki latar belakang sebagai ahli teknik mesin dan material, ia menyadari perlu memahami dunia bisnis. Karena itu, dirinya pun terus mengikuti berbagai pelatihan kewirausahaan untuk memperluas wawasan sekaligus mempersiapkan diri menjadi seorang entrepreneur.
"Saya memaksakan diri belajar bisnis, saya mengikuti berbagai pelatihan entrepreneur sambil tetap menjadi pegawai negeri, di sela-sela itu saya juga mulai menjalankan usaha," jelasnya.
Dari pengalaman perjalanan tersebut akhirnya membulatkan tekadnya untuk meninggalkan status sebagai aparatur sipil negara dan memilih menekuni dunia usaha secara penuh.
"Alhamdulillah sampai sekarang saya masih sering menjadi narasumber dan melatih teman-teman yang ingin menjadi pengusaha, saya berharap semakin banyak entrepreneur baru yang lahir dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan," pungkasnya. (abl)