Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sekolah Rakyat Jadi Titik Balik Hidup Jaka, Remaja Cileungsi yang Kehilangan Orang Tua Sejak Balita

Muhammad Ali • Senin, 6 Juli 2026 | 22:42 WIB
Camat Cileungsi Adi Henryana saat memberi dukungan kepada Jaka Sukma Wijaya di Kantor Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. (Dok. Camat Cileungsi)
Camat Cileungsi Adi Henryana saat memberi dukungan kepada Jaka Sukma Wijaya di Kantor Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. (Dok. Camat Cileungsi)

RADAR BOGOR – Program Sekolah Rakyat menjadi titik balik kehidupan Jaka Sukma Wijaya (16), remaja asal Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Meski kehilangan kedua orang tuanya sejak masih balita, Jaka tak menyerah untuk terus menggapai cita-citanya melalui pendidikan.

Saat ini Jaka telah menuntaskan satu tahun pendidikannya di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 12 Bogor yang berlokasi di Ciseeng, Kabupaten Bogor. Pada Tahun Ajaran 2026/2027, ia akan melanjutkan pendidikan ke kelas XI.

Perjuangan Jaka mendapat perhatian dari Pemerintah Kecamatan Cileungsi. Camat Cileungsi, Adi Henryana, mengundang Jaka ke kantor kecamatan sebagai bentuk dukungan sekaligus memberikan motivasi agar terus semangat menempuh pendidikan.

Adi Henryana mengatakan, Jaka merupakan salah satu siswa Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, kisah hidup Jaka menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi dan kondisi keluarga tidak menjadi penghalang untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Baca Juga: Tarif Transjabodetabek Dikabarkan bakal Naik, Warga Bogor Minta Pemda Ikut Tanggung Subsidi

"Jaka adalah anak yang sudah ditinggal kedua orang tuanya sejak balita," ujarnya kepada Radar Bogor, Senin, 6 Juli 2026.

Ia berharap Jaka tetap menjaga semangat belajar dan terus berusaha mewujudkan impiannya.

"Melalui program Sekolah Rakyat, alhamdulillah Jaka bisa melanjutkan pendidikan di jenjang SMA. Sudah satu tahun Jaka mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat, dan kini akan memasuki tahun kedua di kelas XI Sekolah Rakyat Menengah Atas," jelasnya.

Sementara itu, Jaka mengaku bersyukur mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan melalui Sekolah Rakyat. Baginya, program tersebut menghadirkan harapan baru untuk meraih cita-cita meski harus tumbuh tanpa kehadiran kedua orang tua.

"Saya masuk Sekolah Rakyat SMA 12 Bogor. walaupun orang tua saya sudah tidak ada, tetapi cita-cita dan impian saya tidak surut untuk terus menempuh pendidikan," bebernya.

Jaka mengungkapkan, sebelum adanya Sekolah Rakyat, dirinya sempat tidak memiliki harapan untuk melanjutkan pendidikan karena keterbatasan ekonomi. Namun kini, ia kembali memiliki semangat untuk belajar dan mempersiapkan masa depan.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas hadirnya program Sekolah Rakyat yang memberikan kesempatan bagi masyarakat kurang mampu untuk tetap memperoleh pendidikan.

"Karena kami tadinya tidak memiliki niat sekolah, tetapi dengan adanya Sekolah Rakyat ini kami sekarang memiliki impian untuk dapat kembali bersekolah. Terima kasih Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah menciptakan Sekolah Rakyat," tutupnya. (Cr1)

Editor : Eka Rahmawati
#jaka #bogor #Sekolah Rakyat #cileungsi