Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sepi Pengunjung, Pemkab Bogor Kembali Tata Rest Area Gunung Mas Puncak

Abilly Muhamad • Selasa, 7 Juli 2026 | 16:11 WIB
Suasana rest area Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor. Pemkab Bogor berencana menata kembali kawasan tersebut. (Hendi Novian/Radar Bogor)
Suasana rest area Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor. Pemkab Bogor berencana menata kembali kawasan tersebut. (Hendi Novian/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan menata kembali kawasan rest area Gunung Mas, Puncak, Kecamatan Cisarua.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan bahwa Pemkab Bogor akan kembali mengoptimalkan kawasan rest area Gunung Mas Puncak.

"Rest area puncak sekarang melakukan penataan, mau kita tata, kita optimalkan," ujar Rudy, Selasa, 7 Juli 2026.

Rudy mengakui bahwa kondisi rest area saat ini sepi pengunjung dari para wisatawan yang berlibur ke Puncak Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Delegasi UIKA Bogor Bersinar di Bangkok, Raih Juara Proyek SDGs Internasional

"Kita optimalkan, kalau dulu pastikan ngeluh, sepi segala macam," imbunya.

Adapun, penataan yang akan dilakukan, menurut Bupati Bogor yakni dengan membongkar sejumlah bangunan di rest area.

"Maka nanti beberapa bangunan juga yang kami bongkar," kata Rudy.

Menurutnya, pembongkaran tersebut dilakukan agar kendaraan besar seperti bus pariwisata bisa masuk ke kawasan rest area Puncak.

Terlebih, penataan yang bakal dilakukan juga, nantinya mengintegrasikan kawasan rest area dengan Gunung Mas Puncak.

"Kenapa dibongkar? Itu bus besar bisa (masuk) makanya di tata ulang, jadi bus masuk terintegrasi dengan Gunung Mas," ungkapnya.

Apalagi, kata Rudy, saat ini di dalam rest area juga sedang dibangun Mako Polsek Cisarua.

"Sekarang sedang dibangun Polsek Cisarua pindah ke dalam rest area, supaya buka tutup Puncak setelah Polsek jadi, personel atau aparat kepolisian ada, buka tutup di rest area," beber Bupati Bogor.

Maka, jika sudah terintegrasi dengan Gunung Mas, Rudy menyebut kawasan rest area akan terlihat hidup dan ketika rekayasa lalu lintas diberlakukan, banyak pengunjung yang mampir ke rest area.

"Saat buka tutup rest area semua kendaraan bus semua mobil-mobil akhirnya di dalam, daripada nunggu 4-5 jam, bisa ngopi di rest area," terangnya.

Dalam penataan ini, Rudy meminta pihak terkait yakni BUMD Sayaga Wisata harus kreatif mencari investor untuk diajak kolaborasi.

"Kami dengan BUMD Sayaga Wisata meminta hari ini jangan bicara duit dari pemerintah, kita harus kreatif cari beberapa investor yang mau berkolaborasi," pungkasnya. (abl)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #puncak #rest area Gunung Mas