Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Semrawut dan Berantakan, 18 Kilometer Kabel Udara Jalur Bogor-Jakarta Ditata 

Muhammad Ali • Rabu, 8 Juli 2026 | 12:10 WIB
Petugas lapangan saat menrapihkan kabel udara yang semrawut di Jalan Raya Bogor-Jakarta, Sukaraja Rabu 8 Juli 2026. (Foto: Muhammad Ali/Radar Bogor)
Petugas lapangan saat menrapihkan kabel udara yang semrawut di Jalan Raya Bogor-Jakarta, Sukaraja Rabu 8 Juli 2026. (Foto: Muhammad Ali/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Penataan kabel udara semrawut di sepanjang Jalan Raya Bogor-Jakarta mulai dilakukan Pemkab Bogor bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL). 

Penataan kabel udara dilakukan pada ruas jalan sepanjang sekitar 18 kilometer, mulai dari perbatasan Kota Bogor hingga Kota Depok yang berada di wilayah Kabupaten Bogor.

Koordinator Daerah APJATEL, Mauliana, mengatakan penataan kabel udara itu telah memasuki hari kedua pelaksanaan, pengerjaan dimulai sejak Selasa 7 Juli 2026 dan dilakukan setiap pukul 10.00 hingga 16.00 WIB.

"Karena posisinya berantakan takut ngeganggu lalu lintas jalan dan disini juga kebetulan banyak pabrik pabrik takut aktivitasnya keganggu juga," ujarnya kepada Radar Bogor Rabu 8 Juli 2026.

Menurutnya, penataan sementara hanya difokuskan pada ruas Jalan Raya Bogor-Jakarta sesuai arahan Bupati Bogor.

Meski saat ini hanya dilakukan perapihan kabel udara, ia mengungkapkan ke depan terdapat rencana penurunan jaringan ke bawah tanah.

Baca Juga: Tumbangkan Mongolia, Timnas Voli Putri U-18 Indonesia Segel Peringkat Ketujuh

"Sementara kami rapihkan, kalau ada instruksi penurunan baru kita turunin," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Jasa Kontruksi DPU Kabupaten Bogor, Bambang Widadi, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program penataan kawasan yang diinisiasi Bupati Bogor.

"Salah satu yang ingin dirapikan adalah kabel-kabel di sepanjang Jalan Raya Bogor, khususnya mulai dari perbatasan Kota Bogor sampai perbatasan Kota Depok yang masuk wilayah Kabupaten Bogor," ucapnya.

Ia menjelasakan, meski Jalan Raya Bogor-Jakarta merupakan jalan nasional, penataan tetap dilakukan karena kondisi kabel udara yang semrawut memengaruhi wajah wilayah Kabupaten Bogor.

Menurutnya, Pemkab Bogor juga telah mendorong operator melalui APJATEL agar ke depan jaringan utilitas di ruas tersebut dapat dipindahkan ke bawah tanah. Namun, realisasinya masih menunggu proses perizinan yang sedang berjalan.

Memasuki hari kedua, tim penataan telah mencapai wilayah Kecamatan Sukaraja, pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan membagi tim di beberapa titik agar proses penataan lebih cepat.

"Ini kan baru hari kedua, mungkin mudah-mudahan bisa sampai kandang roda, karena ini kan yang dari flyover Cibinong juga ada, itu dibagi-bagi ya, mudah-mudahan bisa lima hari beres," tuturnya.

Ia menambahkan, melalui penataan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap kawasan Jalan Raya Bogor-Jakarta menjadi lebih tertata, indah, dan aman bagi pengguna jalan. (cr1)

Editor : Yosep Awaludin
#kabel udara #pemkab bogor #Jalan Raya Bogor