RADAR BOGOR – Proses pembukaan brankas dalam penggeledahan sebuah rumah di kawasan Sentul Bogor, menyita perhatian publik.
Seorang ahli kunci bernama Roy mengungkap pengalamannya saat diminta membantu aparat kepolisian membuka brankas yang berada di dalam rumah di Sentul Bogor itu.
Roy mengatakan dirinya dihubungi oleh jajaran Polres Bogor pada Rabu 8 Juli 2026 malam untuk datang ke lokasi penggeledahan di kawasan Parahyangan Golf, Sentul Bogor.
"Saya dihubungi oleh Polres Bogor dan diminta datang ke lokasi karena ada pekerjaan untuk membantu membuka brankas," ujar Roy, Kamis 9 Juli 2026.
Setibanya di lokasi, Roy mendapat tugas membuka sebuah brankas yang berada di lantai dua rumah yang diduga milik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI, Febrie Adriansyah.
"Petugas meminta bantuan saya untuk membuka brankas yang ada di dalam rumah," katanya.
Baca Juga: Ragam Kreasi Viral Ayam Goreng Ketumbar Bawang ala Willgoz Kitchen yang Bikin Boros Nasi
Roy mengaku proses pembukaan brankas tidak menemui kendala berarti. Dengan menggunakan alat gerinda, brankas tersebut berhasil dibuka dalam waktu sekitar 15 menit.
"Prosesnya berjalan lancar. Kami langsung bekerja menggunakan gerinda dan sekitar 15 menit brankas sudah bisa dibuka," ungkapnya.
Setelah brankas terbuka, Roy melihat terdapat ruang berukuran sekitar 1,5 meter yang menyerupai gudang kecil.
Di dalamnya terlihat beberapa koper, namun ia mengaku tidak masuk ke area tersebut.
"Yang saya lihat hanya beberapa koper. Saya tidak masuk ke ruang di dalamnya," tuturnya.
Sebagai seorang ahli kunci, Roy menilai brankas tersebut merupakan produk berkualitas tinggi dengan sistem keamanan yang berbeda dari brankas pada umumnya.
Menurutnya, brankas itu menggunakan konstruksi baja berlapis dan mekanisme penguncian kombinasi manual sehingga tingkat keamanannya lebih baik.
"Ini termasuk brankas khusus dengan kualitas yang bagus. Materialnya menggunakan baja dua lapis dan sistem pembukaannya memakai kombinasi kunci manual. Kalau melihat spesifikasinya, harganya saya perkirakan sekitar Rp20 juta," pungkasnya. (abl)
Editor : Yosep Awaludin