Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Rata-rata Lama Nginap Tamu Hotel di Kabupaten Bogor 1,19 Malam

Lucky Lukman Nul Hakim • Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:30 WIB
Tingkat hunian kamar hotel di Kabupaten Bogor 28,15 persen.
Tingkat hunian kamar hotel di Kabupaten Bogor 28,15 persen.

RADAR BOGOR - Kabupaten Bogor, kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia. 

Di tengah tingginya mobilitas wisatawan domestik, tingkat hunian kamar hotel di wilayah ini masih berada pada level yang relatif rendah berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor.

BPS Kabupaten Bogor di laman resminya melaporkan, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel pada Mei 2026 tercatat sebesar 28,15 persen. 

Baca Juga: Duit Korupsi Bupati Sukoharjo Dipakai Renovasi Rumah Termasuk Beli Innova

Angka tersebut menggambarkan bahwa dari seluruh kamar hotel yang tersedia, sekitar seperempatnya terisi oleh tamu selama periode tersebut.

Tingkat Hunian Hotel Kabupaten Bogor Mei 2026

Selain mencatat tingkat okupansi hotel, BPS juga melaporkan, rata-rata lama menginap tamu di Kabupaten Bogor mencapai 1,19 malam pada periode Mei 2026. 

Data ini menunjukkan, mayoritas wisatawan memilih melakukan perjalanan singkat atau menginap hanya satu malam sebelum kembali ke daerah asal maupun melanjutkan perjalanan ke destinasi lainnya.

Baca Juga: Gus Falah Geram Kasus Korupsi Eks Jampidsus, Desak Hukuman Maksimal hingga Hukuman Mati

Durasi menginap yang relatif pendek menjadi salah satu karakteristik kunjungan wisata di Kabupaten Bogor, terutama pada kawasan yang banyak dikunjungi wisatawan akhir pekan maupun pelancong dari wilayah Jabodetabek.

Wisatawan Nusantara Tembus 3,31 Juta Perjalanan

Di sisi lain, aktivitas perjalanan wisata domestik menuju Kabupaten Bogor tetap menunjukkan angka yang sangat besar. 

Berdasarkan data BPS Kabupaten Bogor, sepanjang periode Mei 2026 terdapat 3.312.242 perjalanan wisatawan nusantara (Wisnus) dengan tujuan ke Kabupaten Bogor.

Capaian tersebut menegaskan, Kabupaten Bogor masih menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan domestik berkat beragam pilihan destinasi wisata alam, kuliner, hingga kawasan rekreasi keluarga yang mudah dijangkau dari berbagai daerah, khususnya wilayah Jabodetabek.

Meski jumlah perjalanan wisatawan nusantara mencapai jutaan, tingginya mobilitas tersebut belum sepenuhnya berdampak pada peningkatan tingkat hunian hotel. 

Kondisi ini mengindikasikan, sebagian wisatawan kemungkinan melakukan kunjungan tanpa menginap atau memilih akomodasi alternatif di luar hotel.

Baca Juga: DPR Bentuk Panja Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Minta Polri, Kejagung dan TNI Tetap Solid

Data perkembangan Tingkat Penghunian Kamar dan perjalanan wisatawan nusantara tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam memantau dinamika sektor pariwisata Kabupaten Bogor. 

Informasi ini diharapkan, dapat menjadi bahan evaluasi bagi pelaku industri perhotelan maupun pemerintah daerah dalam menyusun strategi untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata secara berkelanjutan. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#bogor #hotel #bps