RADAR BOGOR – Forum Wartawan Harian Bogor Utara (FWHBU) berkolaborasi dengan Polres Bogor menggelar kegiatan santunan bagi 34 anak yatim di Saung Paguyuban Sholawat Jibril 313, Desa Babakan, Kecamatan Ciseeng, Minggu 12 Juli 2026.
Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus HUT FWHBU ke-15.
Tak hanya menyalurkan bantuan berupa uang tunai kepada anak-anak yatim, kegiatan ini juga diisi dengan penyuluhan hukum yang dikemas secara santai dan interaktif agar mudah dipahami masyarakat.
Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah, dalam kesempatan tersebut mengajak masyarakat untuk tidak ragu menjalin komunikasi dengan kepolisian.
Menurutnya, penyelesaian persoalan di lingkungan sebaiknya mengedepankan musyawarah dan pendekatan kekeluargaan sebelum menempuh jalur hukum.
"Kepolisian hadir untuk masyarakat. Karena itu jangan merasa takut kepada polisi. Jika muncul persoalan di lingkungan, utamakan terlebih dahulu penyelesaian secara kekeluargaan apabila memang masih memungkinkan," ujar Kompol Maman.
Baca Juga: Hadiri Puncak Harkopnas ke-79, Bupati Bogor Rudy Susmanto Tegaskan Komitmen Perkuat Koperasi
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak memanfaatkan telepon genggam serta memperkuat peran keluarga dalam mendidik anak.
Menurutnya, dua hal tersebut sering kali menjadi faktor yang memicu munculnya berbagai persoalan sosial.
Kompol Maman menjelaskan bahwa penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru tidak lagi hanya berorientasi pada pemberian hukuman.
Pendekatan hukum kini mengedepankan tiga prinsip utama, yakni keadilan korektif, keadilan restoratif, dan rehabilitatif, dengan tujuan menyelesaikan akar persoalan, bukan sekadar memberikan efek jera.
"Banyak perkara yang kami tangani, mulai dari penganiayaan, tawuran hingga tindak kekerasan seksual. Karena itu, kami ingin melakukan upaya pencegahan sejak dini agar persoalan tidak berkembang menjadi tindak pidana," jelasnya.
Pesan senada disampaikan Founder Indonesia Digital Communication, Abu Suwandana.
Ia mengajak para orang tua untuk mengurangi penggunaan telepon seluler saat berada di rumah dan lebih banyak meluangkan waktu bersama anak-anak.
Menurut Abu, perhatian dan kehadiran orang tua merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter anak serta mencegah munculnya berbagai persoalan sosial di kemudian hari.
"Keadilan yang sesungguhnya dimulai dari lingkungan keluarga. Banyak anak kehilangan figur ayah karena kesibukan orang tua. Padahal, perhatian dari keluarga memiliki peran besar dalam membangun generasi yang baik," tuturnya.
Baca Juga: Ratusan Santri Ponpes Al Ihsan Baron Mulai Dikenalkan Lingkungan Belajar
Bagi FWHBU bersama Polres Bogor, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial memperingati hari jadi institusi maupun organisasi.
Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara insan pers dan kepolisian dalam memperkuat kepedulian sosial serta memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Ketua FWHBU, MJ. Fahri, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan doa, dukungan, dan kepeduliannya. Semoga kontribusi sederhana yang kami lakukan menjadi langkah awal untuk terus memperkuat kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat," pungkasnya. (cok)
Editor : Yosep Awaludin