Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Diluncurkan di Bogor, SIGAP Bangsa Jadi Garda Baru Perkuat Warga Hadapi Ancaman Bencana

Muhammad Ali • Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:34 WIB
Relawan SIGAP Bangsa saat melakukan pelatihan di Pusdiklat BNPB, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Sabtu, 18 Juli 2026. Foto: Muhammad Ali/Radar Bogor
Relawan SIGAP Bangsa saat melakukan pelatihan di Pusdiklat BNPB, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Sabtu, 18 Juli 2026. Foto: Muhammad Ali/Radar Bogor

RADAR BOGOR – Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat sekaligus Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, meluncurkan organisasi kebencanaan Sinergi Aksi Peduli Bangsa (SIGAP Bangsa) di Bogor.

Peluncuran SIGAP Bangsa ini tepatnya dilakukan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan BNPB, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Sabtu, 18 Juli 2026.

Cak Imin menyebut kehadiran SIGAP Bangsa di Bogor menjadi langkah penting untuk memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana di Indonesia.

Baca Juga: Babak Baru BIIFEST Bogor 2027, Dewi Taurusyanti Jadi Nahkoda, Targetkan Gaung Internasional

Menurutnya, kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan, berada di jalur khatulistiwa, serta memiliki aktivitas geologi yang tinggi membuat masyarakat perlu memiliki kesiapsiagaan yang kuat.

"Saya menyambut baik adanya organisasi baru bernama SIGAP Bangsa. Ini menjadi kekuatan elemen masyarakat yang siap mengantisipasi sekaligus menjadi bagian penting dalam penanggulangan bencana," ujar Cak Imin.

Ia menegaskan, penanganan bencana tidak hanya bergantung pada kemampuan pemerintah, teknologi, maupun peralatan yang tersedia. Dibutuhkan pula strategi menyeluruh dan keterlibatan aktif masyarakat di setiap daerah.

Baca Juga: Bali Vibes di Tengah Bogor, The Marytara Residence Jadi Pilihan Staycation Mulai Rp400 Ribuan

Cak Imin mengatakan keterbatasan jumlah aparatur dalam menghadapi bencana harus diimbangi dengan meningkatnya peran warga sebagai bagian dari solusi.

"Makanya ada Salam Tangguh. Salam Tangguh itu menjadi bagian dari masyarakat memiliki ketangguhan menanggulangi bencana," katanya.

Ia berharap SIGAP Bangsa dapat menjadi wadah yang mendorong masyarakat lebih siap menghadapi berbagai ancaman bencana sekaligus memperkuat kolaborasi bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan berbagai pihak terkait.

Baca Juga: Tempat Makan Baru di Bogor, Temoean Dining Tawarkan Vibes Tropical dan Promo Diskon 20 Persen

Menurutnya, BNPB tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi kondisi darurat. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih efektif.

"Kita berharap semakin banyak orang terlibat dalam penanggulangan SIGAP Bangsa ini, akan semakin maju strategi kita menghadapi ancaman bencana," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Cak Imin juga mengajak masyarakat Indonesia belajar dari Jepang yang telah membangun budaya mitigasi bencana sejak usia dini.

Baca Juga: Cuma 1,5 Jam dari Jakarta, Glamping Keluarga Lenirra Villa and Resto Bogor Lagi Promo Rp575 Ribuan!

Pendidikan kebencanaan di negara tersebut dinilai mampu membentuk masyarakat yang lebih siap menghadapi situasi darurat.

"Kita boleh belajar dari negara maju yang secara strategi, teknologi, kecepatan, dan ketangguhan memiliki keunggulan dalam menanggulangi bencana," ucapnya.

Melalui SIGAP Bangsa, Cak Imin berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mitigasi bencana, sehingga Indonesia dapat menjadi bangsa yang lebih tangguh menghadapi berbagai risiko bencana.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
SIGAP Bangsa bencana bogor