Desa Mampir Cileungsi Bogor Punya Danau Luas, Kades Ingin Jadikan Destinasi Wisata

Muhammad Ali • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 22:38 WIB
Pemandangan Danau di Desa Mampir, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. (Muhammad Ali/Radar Bogor)
Pemandangan danau di Desa Mampir, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. (Muhammad Ali/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Desa Mampir, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor menyimpan potensi wisata yang belum banyak diketahui masyarakat.

Di balik kawasan yang dikenal sebagai wilayah agraris dan permukiman, terdapat danau seluas sekitar 46 hektare yang disebut sebagai danau terbesar dan terluas di Kabupaten Bogor.

Danau tersebut membentang hingga perbatasan Desa Mampir dengan Desa Dayeuh dan dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata wahana air dan rekreasi.

Kepala Desa Mampir Asep Supini, mengatakan pemerintah desa berkeinginan menjadikan danau tersebut sebagai salah satu ikon wisata di wilayahnya. 

Menurutnya, pengembangan kawasan itu diharapkan mampu membuka peluang usaha sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Baca Juga: Kunjungi SDN Cadasleueur Nanggung, Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor Kawal Perbaikan

"Makanya saya ingin menjadikan danau ini menjadi destinasi wisata, sehingga memberikan dampak meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar," ujar Asep, Selasa, 21 Juli 2026.

Meski demikian, Asep mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus diselesaikan sebelum kawasan tersebut dapat dikembangkan menjadi objek wisata, salah satunya adalah peningkatan infrastruktur menuju lokasi danau.

"Kita perlu ada peningkatan infrastruktur menuju danau tersebut, dan kita perlu dukungan semua pihak terkait, terutama masyarakat Desa Mampir, Pemerintah Kabupaten Bogor dan DPRD Kabupaten Bogor," ungkapnya.

Ia menegaskan, pengembangan destinasi wisata tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah desa, keberhasilan proyek tersebut sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pihak, terutama masyarakat setempat.

"Kita tidak bisa bekerja sendiri, karena kita perlu dukungan semuanya, terutama masyarakat Desa Mampir," imbuhnya.

Ia menjelaskan, danau tersebut terbentuk sekitar dua dekade lalu. Awalnya, kawasan itu merupakan lahan perkebunan milik warga yang kemudian digali oleh sebuah perusahaan hingga akhirnya berubah menjadi danau.

"Sekarang jika dilihat, ini sangat berpotensi sekali untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar jika kita manfaatkan dengan baik dan benar," tutupnya.

Apabila rencana pengembangan dapat direalisasikan, danau seluas 46 hektare itu diharapkan menjadi destinasi wisata baru di Kabupaten Bogor yang tidak hanya menawarkan panorama alam, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Mampir. (Cr1)

Editor : Eka Rahmawati
bogor cileungsi desa mampir danau