Usep Nukliri Dorong Rehabilitasi MIS Al Barkah Sukawangi Melalui Program Hibah dari APBD Kabupaten Bogor

Muhammad Ali • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 22:57 WIB
Ketua BMPS sekaligus anggota komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Usep Nukliri saat memberikan keterangan kepada Radar Bogor. (Muhammad Ali/Radar Bogor)
Ketua BMPS sekaligus anggota komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Usep Nukliri saat memberikan keterangan kepada Radar Bogor. (Muhammad Ali/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Bogor yang juga Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Usep Nukliri, mendorong rehabilitasi bangunan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al Barkah di Kampung Ciawi, Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, melalui program hibah Pemerintah Kabupaten Bogor yang bersumber dari APBD.

Menurutnya, pada 2026 Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pendidikan telah mengalokasikan hibah bagi sejumlah lembaga pendidikan swasta yang mengajukan bantuan rehabilitasi.

"Insyaallah mulai tahun 2026 ini ada RA, ada MI, ada MTS, kemudian juga ada PAUD, ada TK, kemudian SD swasta, SMP swasta ini telah diberikan hibah di 2026 ini," ujar Usep kepada Radar Bogor, Selasa, 21 Juli 2026.

Ia menambahkan, proses pencairan hibah nantinya akan menjadi kewenangan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, sementara Komisi IV DPRD hanya menjalankan fungsi pengawasan serta mendorong agar bantuan bagi sekolah swasta segera direalisasikan.

"Kita di Komisi IV hanya mendapatkan laporan dan mendorong bahwa hibah untuk sekolah swasta itu secepatnya diberikan," tuturnya.

Baca Juga: Kemenag Kabupaten Bogor Pastikan Usulan Bantuan Rehabilitasi MIS Al Barkah Sudah Dikirim ke Pusat

Terkait kondisi bangunan MIS Al Barkah yang mengalami kerusakan berat, Usep berharap pihak sekolah kembali mengajukan proposal rehabilitasi agar dapat dipertimbangkan dalam program hibah pada tahun berikutnya.

"Mudah-mudahan di MIS Al Barkah Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur di tahun ini bisa mengajukan kembali untuk rehab di tahun selanjutnya," ucapnya.

Ia juga mengimbau seluruh sekolah swasta, baik yang berada di bawah naungan Kementerian Agama maupun Dinas Pendidikan, untuk memanfaatkan program hibah dengan mengajukan usulan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

Meski nilai hibah yang diberikan sekitar Rp50 juta per lembaga, Usep meyakini bantuan tersebut tetap dapat membantu meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.

"Kami berkeyakinan ketika lembaga swasta mendapatkan hibah, baik untuk dibangun maupun direhab, itu bisa membantu pembelajaran di lembaga tersebut," pungkasnya.

Sebelumnya, kondisi bangunan MIS Al Barkah menjadi perhatian publik setelah diketahui mengalami kerusakan berat dan belum direhabilitasi sejak 1990. 

Bahkan pada 2024, seorang siswa dilaporkan mengalami luka di bagian kepala setelah tertimpa material atap yang tiba-tiba runtuh akibat kondisi bangunan yang sudah rapuh. 

Pihak sekolah berharap berbagai upaya yang kini dilakukan dapat mempercepat terealisasinya rehabilitasi demi keselamatan dan kenyamanan 150 siswa yang masih menjalani kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut.(Cr1)

Editor : Eka Rahmawati
MIS Al Barkah Usep Nukliri bogor