Baznas Kabupaten Bogor Evaluasi 500 UPZ, Bidik Pengumpulan Zakat Lebih dari Rp20 Miliar

Abilly Muhamad • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 14:00 WIB
Rakor UPZ Baznas Kabupaten Bogor. (Foto : Billy/Radar Bogor)
Rakor UPZ Baznas Kabupaten Bogor. (Foto : Billy/Radar Bogor)

RADAR BOGOR  – Baznas Kabupaten Bogor mengumpulkan ratusan pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dari berbagai wilayah dalam rapat koordinasi (Rakor) tahun 2026.

Kegiatan yang digelar Baznas ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penyusunan strategi untuk meningkatkan pengelolaan dan penghimpunan zakat di Kabupaten Bogor.

Rakor yang berlangsung selama dua hari di Aula Baznas Kabupaten Bogor tersebut diikuti sekitar 500 UPZ, yang terdiri atas UPZ tingkat kecamatan, sekolah, hingga berbagai lembaga lainnya.

Ketua Baznas Kabupaten Bogor, K.H. Lesmana, mengatakan agenda tahunan tersebut bertujuan mengevaluasi kinerja seluruh UPZ sekaligus memperkuat koordinasi agar pengelolaan zakat semakin optimal.

"Melalui rapat koordinasi ini kami melakukan evaluasi terhadap kinerja seluruh UPZ, sekaligus melihat sejauh mana kontribusi mereka dalam mendukung pengelolaan zakat di Kabupaten Bogor," ujar Lesmana, Rabu 22 Juli 2026.

Selain membahas evaluasi, Rakor juga menyoroti kondisi ekonomi masyarakat yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Baca Juga: Mengintip Etalase Kolektor Uang Kuno di Alun-alun Kota Bogor, Menyimpan Cerita Sejarah

Karena itu, Baznas mengingatkan seluruh UPZ agar semakin optimal dalam menghimpun dan menyalurkan zakat kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Menurut Lesmana, dana zakat harus dikelola secara tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat kurang mampu, khususnya fakir miskin di Kabupaten Bogor.

"Pengelolaan zakat harus terus diarahkan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat yang berhak menerima, terutama kelompok fakir miskin," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Baznas Kabupaten Bogor juga mulai menyusun target penghimpunan zakat untuk tahun 2027.

Lembaga tersebut menargetkan penerimaan zakat dapat menembus lebih dari Rp20 miliar, meningkat dibanding target tahun 2026.

Saat ini, target penghimpunan zakat sepanjang tahun 2026 dipatok sebesar Rp17 miliar. Lesmana optimistis target tersebut masih dapat dicapai mengingat masih tersisa waktu hingga akhir tahun.

"Kami masih memiliki kesempatan hingga Desember untuk memenuhi target tahun ini. Sementara untuk 2027, kami menargetkan penghimpunan zakat bisa meningkat hingga lebih dari Rp20 miliar," ungkapnya.

Baca Juga: Kabupaten Bogor Terbanyak Pelaku Game Online Terlarang, Dedi Aroza Minta Semua Pihak Bergerak

Lesmana berharap Rakor kali ini mampu meningkatkan kapasitas para pengurus UPZ melalui evaluasi, pembekalan, serta penguatan koordinasi sehingga kinerja penghimpunan zakat semakin maksimal.

Ia mengakui kondisi ekonomi saat ini tidak mudah, namun optimistis semangat para pengurus UPZ dan tingginya kepedulian masyarakat terhadap zakat akan menjadi modal penting dalam meningkatkan penghimpunan dana umat.

"Melalui evaluasi dan penguatan kerja sama, kami berharap seluruh UPZ semakin solid. Meski kondisi ekonomi masih menantang, kami yakin kesadaran masyarakat untuk berzakat terus tumbuh sehingga pengelolaan Baznas Kabupaten Bogor dapat memberikan manfaat yang lebih luas," pungkasnya. (abl)

Editor : Yosep Awaludin
unit pengumpulan zakat rakor baznas kabupaten bogor