Normalisasi Kali Kemang Bogor Dilanjutkan untuk Atasi Pendangkalan Sungai

Eka Rahmawati • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 17:56 WIB
Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan normalisasi kali di sejumlah wilayah. (Dok. Diskominfo Kabupaten Bogor)
Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan normalisasi kali di sejumlah wilayah. (Dok. Diskominfo Kabupaten Bogor)

RADAR BOGOR - Sebagai upaya mengurangi risiko banjir terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor melalui kegiatan normalisasi sungai di sejumlah wilayah. Salah satu lokasi yang saat ini menjadi prioritas penanganan berada di Kecamatan Kemang, dengan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor bersama pemerintah kecamatan setempat.

Pekerjaan difokuskan di Desa Parakan Jaya, tepatnya pada aliran Kali Angke hingga ruas sungai yang mengarah ke Jalan Raya Parung. Untuk mempercepat proses pengerukan, pada Senin, 21 Juli 2026 dua unit ekskavator diturunkan guna mengangkat endapan sedimentasi sekaligus memperdalam badan sungai.

Berdasarkan data di lapangan, kawasan tersebut terakhir kali menjalani normalisasi pada 2005. Selama lebih dari 20 tahun, endapan lumpur terus menumpuk sehingga kapasitas sungai berkurang dan aliran air tidak lagi berjalan secara optimal.

Baca Juga: Tak Sekadar MPLS, Koramil Ciampea Tanamkan Bela Negara di SMK Pelita Bogor, Kobarkan Semangat Siswa

Kondisi itu turut memengaruhi kelancaran aliran air menuju wilayah lain, termasuk kawasan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) di Desa Kemang yang kerap terdampak akibat tersendatnya arus sungai.

Program penataan sungai tidak berhenti di Desa Parakan Jaya. Pemerintah Kabupaten Bogor juga telah menjadwalkan pekerjaan serupa di beberapa lokasi lain di Kecamatan Kemang, meliputi Desa Kemang, kawasan Pondok Udik menuju Rancabungur, hingga Desa Jampang.

Khusus di Desa Jampang, proses pengerukan, pelebaran, dan pendalaman sungai telah rampung. Saat ini, petugas dari DLH tengah menyelesaikan tahap akhir berupa pengangkutan material hasil pengerukan agar area sungai kembali bersih.

Camat Kemang, Imam Mahmudi, menilai kegiatan normalisasi menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam mengembalikan kapasitas sungai sehingga mampu mengalirkan air secara lebih baik dan mengurangi potensi genangan di wilayah hilir.

"Kami mengapresiasi sinergi DLH Kabupaten Bogor yang bergerak cepat melakukan normalisasi di wilayah Kemang. Titik ini memang sudah lama mengalami pendangkalan dan menjadi salah satu penyebab terhambatnya aliran air," ujar Imam dalam keterangannya melalui laman resmi Pemerintah Kabupaten Bogor.

Ia berharap pengerjaan yang sedang berlangsung dapat mengoptimalkan kembali fungsi sungai sehingga risiko banjir, terutama saat intensitas hujan tinggi, dapat ditekan semaksimal mungkin.

Melalui normalisasi yang dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan, Pemerintah Kabupaten Bogor berupaya menjaga kapasitas sungai tetap optimal, memperlancar sistem drainase alami, serta meningkatkan perlindungan masyarakat dari ancaman banjir.

Editor : Eka Rahmawati
bogor sungai kemang Normalisasi