RADAR BOGOR - Dampak kekeringan imbas musim kemarau di wilayah Kabupaten Bogor kian meluas. Sumur air yang surut, mengakibatkan banyak masyarakat mengalami krisis air bersih. Di Kecamatan Tenjo, dilaporkan sebanyak dua desa mulai terdampak kekeringan.
Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tenjo bekerja sama untuk mengirimkan bantuan air bersih sebagai penanganan jangka pendek.
Kapolsek Tenjo Iptu Hendrik Hartono mengatakan bahwa di wilayahnya terdapat dua desa yang terdampak kekeringan yakni Desa Ciomas, dan Desa Tapos.
"Di laporkan ada 15 kampung di dua desa tersebut yang terdampak kekeringan dan membutuhkan air bersih untuk kebutuhan harian," ujar Iptu Hendrik, Rabu, 22 Juli 2026.
Baca Juga: Forum Kota Sehat Perkuat Kelembagaan Kelurahan di Kecamatan Bogor Barat, Kejar Predikat Wistara 2027
Atas arahan Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, pihaknya pun telah melaksanakan apel gabungan Forkopimcam Tenjo sekaligus mendistribusikan bantuan air bersih ke warga terdampak.
Menurut Hendrik, bantuan air bersih difokuskan di wilayah yang benar-benar terdampak kekeringan, dan minim sumber mata air.
"Terakhir kami distribusikan air bersih sebanyak 8 unit mobil tangki kapasitas 64 ribu liter, ke dua desa terdampak," jelasnya.
Selama pendistribusian, pihaknya mengerahkan Bhabinkamtibmas masing-masing desa untuk menjaga kondusifitas antrean.
"Bantuan air bersih didistribusikan secara terus menurus dengan melihat situasi di lapangan," tandas Kapolsek Tenjo.(cok)
Editor : Eka Rahmawati