Waspada Sambungan Air Ilegal, Tirta Kahuripan Bogor Ingatkan Pelanggan Gunakan Jalur Resmi

Rani Puspitasari Sinaga • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 22:00 WIB
Peringatan soal sambungan air ilegal oleh Perumda Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor. Foto: Instagram
Peringatan soal sambungan air ilegal oleh Perumda Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor. Foto: Instagram

RADAR BOGOR – Perumda Air Minum Tirta Kahuripan mengimbau masyarakat Bogor untuk mewaspadai praktik sambungan air ilegal yang belakangan semakin marak dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Selain melanggar hukum, sambungan air ilegal atau tanpa izin dinilai Perumda Tirta Kahuripan dapat merugikan pelanggan dan mengganggu kualitas layanan distribusi air bersih.

Pihak Perumda Tirta Kahuripan menjelaskan, sambungan air ilegal berpotensi menyebabkan tekanan air menurun sehingga pasokan ke pelanggan resmi di Bogor menjadi tidak optimal.

Baca Juga: September 2026 Mulai Dibangun, Museum Pajajaran di Batutulis Kota Bogor Dapat Suntikan Dana Rp13,5 Miliar

Praktik tersebut juga dapat memengaruhi kualitas distribusi air dan menciptakan ketidakadilan bagi masyarakat yang telah mengikuti prosedur secara resmi.

Karena itu, pelanggan diminta lebih berhati-hati apabila ada pihak yang menawarkan pemasangan sambungan air di luar mekanisme resmi atau melakukan transaksi yang tidak melalui mitra dan petugas yang ditunjuk Perumda Air Minum Tirta Kahuripan.

Perumda mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga layanan air bersih yang aman, adil, dan berkelanjutan dengan menggunakan sambungan resmi.

Baca Juga: Desa Ciomas dan Tapos di Tenjo Bogor Terdampak Kekeringan, Bantuan Air Bersih Disalurkan ke Warga

Pengajuan sambungan baru dapat dilakukan melalui kantor pelayanan, situs web, maupun aplikasi resmi Perumda Air Minum Tirta Kahuripan.

Melalui langkah tersebut, diharapkan praktik sambungan ilegal dapat ditekan sehingga kualitas layanan air bersih tetap terjaga dan seluruh pelanggan memperoleh hak pelayanan secara optimal.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
sambungan air bogor ilegal Tirta Kahuripan pelanggan