Pemotor Meninggal Tertemper KRL di Bojonggede Bogor, Polisi Selidiki Identitas Korban

Abilly Muhamad • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 11:34 WIB
Ilustrasi pemotor meninggal setelah tertemper KRL di perlintasan Bojonggede Bogor.
Ilustrasi pemotor meninggal setelah tertemper KRL di perlintasan Bojonggede Bogor.

RADAR BOGOR – Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api Desa Waringin Jaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Rabu 22 Juli 2026 malam. 

Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak rangkaian KRL Commuter Line relasi Jakarta-Bogor saat melintasi perlintasan Bojonggede tersebut.

Kapolsek Bojonggede AKP Abdullah Safiih menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban sedang mengendarai sepeda motor dan berusaha melintasi jalur rel ketika insiden terjadi.

"Korban saat itu melintas di perlintasan menggunakan sepeda motor sebelum akhirnya tertabrak kereta," ujar Abdullah Safiih, Kamis 23 Juli 2026.

Dari dugaan sementara, kecelakaan dipicu karena korban tidak memperhatikan kondisi saat hendak menyeberang rel kereta, sehingga tabrakan dengan KRL tidak dapat dihindari.

"Indikasi awal mengarah pada unsur kelalaian saat korban melintas di perlintasan," jelasnya.

Baca Juga: Coffee Shop Terdingin di Puncak Bogor, Batamu Space Bikin Betah Nongkrong Lama

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan proses identifikasi terhadap korban karena belum ditemukan dokumen yang menunjukkan identitasnya.

"Sampai sekarang korban masih berstatus Mr. X. Tim Inafis masih bekerja untuk memastikan identitasnya," kata Abdullah.

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban direncanakan dievakuasi ke PMI Bogor guna penanganan lebih lanjut.

"Masih dalam proses identifikasi. Setelah itu rencananya jenazah akan dibawa ke RS PMI Bogor," tutupnya. (abl)

Editor : Yosep Awaludin
perlintasan kereta api pengendara motor kecelakaan Bojonggede