Pengamen Diduga Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Alun-alun Jonggol Bogor, Polisi Ungkap Penyebabnya

Muhammad Ali • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 18:02 WIB
Kapolsek Jonggol, Kompol Hida Tjahjono saat menyampaikan keterangan. (Muhammad Ali/Radar Bogor)
Kapolsek Jonggol, Kompol Hida Tjahjono saat menyampaikan keterangan. (Muhammad Ali/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Seorang pengamen diduga dikeroyok oleh sekelompok pemuda di pertigaan Alun-alun Jonggol, tepatnya di Jalan Raya Pasar Lama Jonggol, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Kamis, 23 Juli 2026 malam.

Kapolsek Jonggol Kompol Hida Tjahjono mengatakan peristiwa pengeroyokan tersebut diketahui setelah Anggota Piket SPKT Polsek Jonggol menerima laporan adanya keributan sekitar pukul 19.30 WIB.

"Anggota Piket Polsek Jonggol segera mendatangi TKP, namun ternyata baik korban maupun pelaku sudah tidak berada di lokasi kejadian," ujar Hida kepada Radar Bogor, Jumat, 24 Juli 2026.

Menurutnya, berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian, sempat terjadi kesalahpahaman antara seorang pengamen dengan sekelompok pemuda yang sedang nongkrong di pertigaan Alun-alun Jonggol.

Baca Juga: Demo di Balai Kota Bogor, Emak-Emak Desak Terbitkan Perwali LGBTQ

Ia mengungkapkan, kejadian bermula saat pengamen anak punk yang dikenal saksi bernama Andre melintas di pertigaan Alun-alun Jonggol, diduga dalam keadaan mabuk saat berpapasan dengan para pemuda yang sedang nongkrong.

"Terjadi kesalahpahaman dan kemudian pengamen punk (Andre) mengacungkan jari tengah kepada para pemuda tersebut," tuturnya.

Ia menambahkan, tindakan itu memicu emosi sehingga beberapa pemuda yang identitasnya masih belum diketahui diduga melakukan pemukulan terhadap korban.

"Sesuai keterangan saksi-saksi, keributan tersebut berhasil dilerai oleh warga sekitar dan Andre kemudian pulang bersama kakaknya yang kebetulan sebelumnya memang bersama Andre mengamen di sekitar Alun-alun Jonggol," ucapnya.

Kompol Hida menegaskan, Polsek Jonggol tidak mentolerir segala bentuk tindakan kekerasan, terlebih yang terjadi di muka umum. Karena itu, perkara dugaan pengeroyokan tersebut akan ditindaklanjuti.

Dari hasil pendataan, korban diketahui bernama Andre, berusia sekitar 25 tahun, berprofesi sebagai pengamen, dan berdomisili di Kampung Tegal, Desa Jatisari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Kompol Hida menjelaskan, pada malam kejadian anggotanya sempat berupaya menghubungi korban untuk dimintai keterangan. Namun, upaya tersebut belum berhasil sehingga kronologi dari pihak korban maupun identitas para pelaku belum dapat dipastikan.

"Hari ini (Jumat, 24/7) kami akan mengundang kembali korban guna dimintai keterangan melengkapi keterangan saksi-saksi lain yang semalam telah kami mintai keterangan," tutupnya.

Hingga kini, Unit Reskrim Polsek Jonggol masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas para pelaku serta memastikan kronologi peristiwa secara menyeluruh.(Cr1)

Editor : Eka Rahmawati
bogor jonggol dikeroyok pengamen