RADAR BOGOR – Sebuah gardu listrik milik PT PLN yang berada di Jalan Pendidikan, Kelurahan Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, mengalami kebakaran pada Sabtu, 25 Juli 2026 malam. Sebelum terbakar, warga sempat mendengar suara ledakan berulang yang memicu kepanikan di sekitar lokasi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menjelaskan bahwa kebakaran gardu PLN itu pertama kali diketahui oleh ketua paguyuban Perumahan Permata Residen 2. Saat itu, ia mendengar suara ledakan yang berasal dari gardu listrik di kawasan perumahan.
"Ledakan terdengar hingga lima kali secara beruntun, disertai percikan api dan asap tebal yang keluar dari gardu PLN tersebut," ujar Yudi, Minggu, 26 Juli 2026.
Baca Juga: Cegah Mahasiswa Putus Kuliah, YAPI Bogor Tambah Kuota Beasiswa Jadi 339 Paket
Melihat kondisi tersebut berpotensi membahayakan warga dan memicu kebakaran yang lebih besar, pihak paguyuban segera melaporkan kejadian itu kepada petugas pemadam kebakaran.
Mendapat laporan, tim Damkar Kabupaten Bogor langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Setibanya di lokasi, petugas terlebih dahulu mengamankan area sekitar agar warga tidak mendekati gardu yang terbakar.
Petugas kemudian berkoordinasi dengan pihak PLN guna memastikan aliran listrik telah diputus sebelum proses pemadaman dilakukan.
Baca Juga: Festival Merah Putih Bogor Hadirkan 17 Kegiatan, Simak Jadwal dan Rangkaiannya
"Setelah dipastikan aman, petugas melakukan pengendalian api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) jenis powder hingga api berhasil dipadamkan," jelasnya.
Proses penanganan berlangsung sekitar satu jam dan situasi berhasil dikendalikan tanpa kendala berarti. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Yudi menambahkan, penyebab pasti kebakaran gardu listrik tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak terkait.
Baca Juga: Jelang AFF 2026, Pemkab Bogor Kerahkan OPD Bersih-Bersih Stadion Pakansari
"Korban jiwa nihil. Api berhasil dipadamkan dan proses penanganan berjalan dengan baik," pungkasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga