RADAR BOGOR – Pemkab Bogor terus mematangkan penataan koridor Jalan Bomang (Bojonggede-Kemang) sebagai kawasan pertanian terpadu.
Program ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai komoditas pertanian produktif di sepanjang Jalan Bomang sekitar delapan kilometer, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan wisata berbasis pertanian.
Salah satu wilayah yang masuk dalam pengembangan tersebut adalah Kecamatan Tajurhalang.
Pemerintah kecamatan menyatakan siap mendukung program dengan menyiapkan sejumlah kegiatan yang selaras dengan konsep penataan koridor Jalan Bomang.
Camat Tajurhalang, Ivan Pramudia, mengatakan proses penataan di wilayahnya saat ini telah memasuki cluster 15.
Ke depan, kawasan tersebut akan difokuskan sebagai sentra budidaya semangka untuk memperkuat identitas pertanian di koridor Bomang.
Baca Juga: Pameran Drone di Ukraina Dihantam Rudak Balistik Rusia, 10 Orang Meninggal
"Penataan di Kecamatan Tajurhalang saat ini sudah memasuki cluster 15. Untuk sementara komoditas yang dikembangkan masih bersifat homogen, namun nantinya kami akan memusatkan pengembangan pada budidaya buah semangka," ujar Ivan kepada Radar Bogor, Selasa 28 Juli 2026.
Ia menjelaskan, setiap perangkat daerah memiliki klaster penanganan yang disesuaikan dengan tugas dan program masing-masing sehingga seluruh pengembangan kawasan dapat berjalan secara terintegrasi.
Menurut Ivan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhorbun) akan bertanggung jawab mengembangkan berbagai komoditas pertanian.
Sementara Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) akan menghadirkan kawasan peternakan yang mengedepankan konsep ramah lingkungan.
Selain pengembangan sektor pertanian, Kecamatan Tajurhalang juga merencanakan pembangunan fasilitas pendukung berupa taman bermain yang akan melengkapi aktivitas Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan Bomang.
"Kami juga merancang pembangunan area bermain sebagai fasilitas penunjang kegiatan Car Free Day yang telah kami gagas di Jalan Bomang. Harapannya, masyarakat memiliki ruang publik yang nyaman untuk beraktivitas bersama keluarga," jelasnya.
Ivan menambahkan, penyelenggaraan CFD di Jalan Bomang mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Setiap akhir pekan, kawasan tersebut semakin ramai dikunjungi warga, sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan usahanya.
Baca Juga: Resep Sohun Kuah Telur Pedas, Kuah Gurih dengan Telur Lembut yang Cocok untuk Menu Praktis
Selain menjadi ruang rekreasi, berbagai program yang akan dihadirkan di kawasan Bomang diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wilayah sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Untuk mendukung kenyamanan dan keamanan pengunjung, Pemerintah Kecamatan Tajurhalang juga menjalin kerja sama dengan pihak kepolisian dalam mengatur lalu lintas di sepanjang Jalan Bomang.
"Kami berkolaborasi dengan kepolisian agar arus lalu lintas tetap tertib saat aktivitas masyarakat meningkat. Dengan penataan yang terus dilakukan, kami berharap kawasan Jalan Bomang, khususnya di wilayah Tajurhalang, akan menjadi lebih rapi, indah, dan nyaman bagi masyarakat," tutup Ivan. (cok)
Editor : Yosep Awaludin