RADAR BOGOR - Kawasan Puncak mulai terdampak musim kemarau, tepatnya di Kampung Rawa Gadog, Desa Gadog, Megamendung, Kabupaten Bogor
Sebanyak 81 KK/297 jiwa di wilayah tersebut mengalami krisis air bersih akibat mengeringnya sumber mata air.
"Karena intensitas hujan yang menurun sehingga mengakibatkan sumber mata air warga di wilayah tersebut menurun, dan warga kesulitan untuk memenuhi air bersih setiap harinya," ungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, Rabu, 29 Juli 2026.
Menurutnya, musim kemarau yang diperkirakan masih panjang ini menyebabkan sumber mata air milik warga di Kampung Rawa Gadog mengalami kekeringan.
Baca Juga: Dua Wilayah di Kota Bogor Sarang Peredaran Obat Terlarang, Pelaku Kibuli Jasa Ekspedisi
BPBD pun telah mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat setempat.
"2.500 liter air telah didistribusikan ke wilayah tersebut, dan pengiriman selanjutnya dilakukan situasional," katanya.
Sementara itu, Kepala Unit Pengelola Bendungan (UPB) Ciawi, Prahasdipta Bayu Adhi menuturkan, bahwa pihaknya turut terlibat dalam pengiriman bantuan air bersih ke wilayah kekeringan.
Hingga saat ini pihaknya telah mengirimkan sekitar 80 ribu liter air bersih kepada warga terdampak.
"Bantuan itu telah disalurkan ke 27 kecamatan, baik di wilayah Kabupaten Bogor maupun daerah lainnya yang terdampak kekeringan," jelasnya.
Pengelola Bendungan Ciawi memastikan layanan distribusi air bersih akan terus dilakukan selama musim kemarau berlangsung, sebagai bentuk respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak krisis air.
"Jika masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat dampak kekeringan selama musim kemarau, silakan menghubungi hotline pelayanan BBWS Ciliwung-Cisadane agar dapat segera ditindaklanjuti," tandasnya.(cok)
Editor : Eka Rahmawati