RADAR BOGOR – Kabupaten Bogor resmi menjadi salah satu pusat produksi mobil Mazda di Indonesia. Hal tersebut ditandai dengan peresmian fasilitas perakitan milik PT Eurokars Produksi Pratama di kawasan industri Citeureup, yang akan memproduksi kendaraan Mazda secara lokal.
Peresmian pabrik ini sekaligus menandai kembalinya Mazda merakit kendaraan di Indonesia setelah hampir tiga dekade tidak memiliki fasilitas produksi dalam negeri.
Model pertama yang keluar dari lini perakitan di Kabupaten Bogor adalah Mazda CX-30, salah satu SUV andalan pabrikan asal Jepang tersebut.
Fasilitas yang berdiri di atas lahan seluas 6,2 hektare itu memiliki kapasitas produksi hingga 5.700 unit kendaraan per tahun.
Berbeda dengan sejumlah produsen lain, Mazda memilih membangun jalur perakitan khusus untuk memastikan setiap kendaraan diproduksi sesuai standar kualitas global perusahaan.
Seluruh proses pembangunan pabrik, penataan fasilitas, hingga sistem produksi dilakukan di bawah pengawasan langsung Mazda Motor Corporation Jepang.
Baca Juga: Bupati Bogor Percepat Pendataan Aset Daerah, Jadi Fondasi Pembangunan yang Lebih Tepat Sasaran
Selain itu, proses perakitan juga diaudit oleh lembaga independen guna memastikan kualitas kendaraan yang dirakit di Kabupaten Bogor setara dengan produk Mazda yang dipasarkan di berbagai negara.
Kehadiran fasilitas perakitan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi industri otomotif nasional.
Selain memperluas investasi di sektor manufaktur, pabrik tersebut juga berpotensi membuka lapangan kerja baru, meningkatkan aktivitas industri pendukung, serta memperkuat posisi Kabupaten Bogor sebagai salah satu kawasan industri strategis di Jawa Barat.
Baca Juga: Kemenag Sediakan 2 Aplikasi Lapor, Tindak Tegas Pelaku Kekerasan di Lingkungan Madrasah
Dengan beroperasinya pabrik Mazda di Citeureup, Kabupaten Bogor kembali menunjukkan perannya sebagai daerah yang mampu menarik investasi berskala internasional sekaligus mendukung pertumbuhan industri otomotif Indonesia.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga