RADAR BOGOR – Upaya penghapusan vandalisme di berbagai titik di Kabupaten Bogor terus dilakukan.
Langkah Pemkab Bogor tersebut bukan sekadar membersihkan tembok yang dicoret, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mencegah vandalisme berkembang menjadi kebiasaan yang dianggap wajar.
Melansir Instagram @kutaudayawangsa, Pemkab Bogor menilai ruang publik yang bersih, rapi, dan terawat akan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman serta meningkatkan rasa memiliki masyarakat terhadap fasilitas umum.
Baca Juga: Penyebab Suhu Makin Panas, Dedi Mulyadi Spill Jawa Barat Kehilangan 1,2 Juta Ruang Hijau
Setelah coretan dihapus, sejumlah lokasi dicat ulang menggunakan warna merah putih.
Pemilihan warna tersebut bukan hanya untuk memperindah tampilan, tetapi juga sebagai simbol kebanggaan nasional dan penghormatan terhadap ruang publik yang merupakan milik bersama.
Warna merah putih diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa fasilitas umum perlu dijaga dan dirawat oleh seluruh lapisan masyarakat agar tetap memberikan manfaat bagi semua pengguna.
Baca Juga: Gubernur Dedi Mulyadi Klaim Ada Ribuan Lowongan Kerja Baru di Jawa Barat
Pemkab Bogor menegaskan bahwa menciptakan lingkungan yang bersih dan tertib tidak bisa dilakukan secara instan.
Perubahan harus dimulai dari kesadaran bersama melalui kebiasaan sederhana, seperti tidak mencoret fasilitas umum, menjaga kebersihan, serta peduli terhadap lingkungan sekitar.
Dengan langkah tersebut, diharapkan ruang-ruang publik di Kabupaten Bogor dapat tetap terjaga keindahan dan fungsinya sebagai tempat yang nyaman bagi masyarakat.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga