Retret Nasional Karang Taruna Digelar di Bogor, Gus Ipul Ajak Pemuda Dukung Program Strategis Presiden

Muhammad Ali • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 09:48 WIB
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf saat membuka Retret Nasional Karang Taruna di Kecamatan Madang Kabupaten Bogor. (Foto: Muhammad Ali/Radar Bogor)
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf saat membuka Retret Nasional Karang Taruna di Kecamatan Madang Kabupaten Bogor. (Foto: Muhammad Ali/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) menggelar Retret Nasional Karang Taruna 2026 di kawasan Eco Edu Forest, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Kegiatan yang berlangsung pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026 ini menjadi wadah untuk memperkuat kepemimpinan, menyamakan arah gerak organisasi, sekaligus mempererat sinergi pengurus Karang Taruna dari tingkat nasional hingga daerah.

Pembukaan retret dilakukan langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna, Budisatrio Djiwandono. Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai wilayah Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul menyampaikan apresiasi atas konsistensi Karang Taruna yang dinilai terus hadir melalui berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, organisasi kepemudaan tersebut memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjalankan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

"Saya melihat Karang Taruna terus menunjukkan kiprahnya melalui berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat. Ini menjadi modal penting untuk ikut memperkuat pembangunan sosial di Indonesia," ujar Gus Ipul kepada Radar Bogor.

Baca Juga: Kinerja PT Sentul City Tbk Melonjak di Semester I 2026, Laba Bersih Naik 387 Persen

Ia juga mengajak seluruh kader Karang Taruna untuk turut berkontribusi dalam mendukung berbagai program prioritas Presiden Prabowo, terutama yang berkaitan dengan pelayanan kepada kelompok rentan, penguatan data sosial, serta pemberdayaan masyarakat di desa dan kelurahan.

Menurut Gus Ipul, perhatian pemerintah terhadap kelompok rentan, sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 34 Undang-Undang Dasar 1945, membutuhkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk Karang Taruna sebagai salah satu pilar sosial.

"Kelompok masyarakat yang membutuhkan perlindungan mendapat perhatian besar dari pemerintah. Karena itu, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan, dan Karang Taruna diharapkan mampu mengambil peran aktif dalam mendukung upaya tersebut," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna, Budisatrio Djiwandono, menjelaskan bahwa retret nasional ini dirancang untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan dan kapasitas kader, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi mengenai kepemimpinan organisasi, penguatan kemampuan teknis, hingga pemahaman mengenai implementasi program-program strategis pemerintah.

Budisatrio menegaskan, organisasi yang telah berdiri hampir 66 tahun itu akan terus memperkuat kelembagaan hingga tingkat desa agar mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

"Seluruh rangkaian kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas organisasi sehingga Karang Taruna semakin siap menjalankan perannya sebagai organisasi kepemudaan sekaligus mendukung berbagai program pembangunan pemerintah," ungkapnya.

Ia menambahkan, perhatian Karang Taruna tidak hanya difokuskan pada pemberdayaan generasi muda, tetapi juga menyasar berbagai kelompok masyarakat yang membutuhkan pendampingan.

Seperti lanjut usia, penyandang disabilitas, pelaku usaha muda, hingga kegiatan pelestarian lingkungan dan edukasi mengenai keberlanjutan.

"Ke depan, kami ingin Karang Taruna menjadi salah satu pilar anak muda yang hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan," tuturnya.

Baca Juga: UEFA Ancam Boikot Piala Dunia, Tolak Rencana FIFA Jual Saham ke Investor Swasta

Sebagai bagian dari rangkaian retret, PNKT juga menggelar kegiatan bakti sosial. Bantuan berupa perlengkapan sekolah disalurkan kepada seluruh siswa SDN Karang Tengah 5, sementara warga terdampak musim kemarau menerima distribusi air bersih.

Budisatrio menilai kegiatan sosial tersebut menjadi bagian penting dalam menanamkan nilai kepedulian dan semangat gotong royong kepada seluruh kader Karang Taruna.

"Kami ingin semangat melayani masyarakat menjadi nilai yang terus tumbuh dalam diri setiap kader Karang Taruna di seluruh Indonesia," pungkasnya.

Retret Nasional Karang Taruna 2026 diikuti sekitar 107 peserta, yang terdiri atas jajaran Pengurus Nasional Karang Taruna serta perwakilan dari 18 pengurus provinsi di berbagai daerah.

Melalui kegiatan ini, organisasi berharap dapat memperkuat soliditas internal sekaligus meningkatkan kontribusi nyata bagi pembangunan sosial di Indonesia. (cr1)

Editor : Yosep Awaludin
bogor karang taruna Retret Babakan Madang