Bantu Dinsos Hadapi Kekeringan di Bogor, LAZ Rabbani Salurkan 328 Ribu Liter Air Bersih

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 10:10 WIB
Suasana penyaluran air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Kabupaten Bogor oleh LAZ Rabbani.
Suasana penyaluran air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Kabupaten Bogor oleh LAZ Rabbani.

RADAR BOGOR – Upaya penanganan krisis air bersih akibat musim kemarau di Kabupaten Bogor terus diperkuat.

Dinas Sosial Kabupaten Bogor menggandeng LAZ Rabbani untuk mempercepat distribusi air bersih ke wilayah-wilayah yang mengalami kekeringan dan kesulitan memperoleh pasokan air.

Kolaborasi tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kebutuhan air bersih di sejumlah kecamatan yang terdampak kemarau panjang.

Pemkab Bogor pun mengajak berbagai elemen masyarakat dan lembaga sosial untuk bersama-sama membantu memenuhi kebutuhan dasar warga.

Ketua LAZ Rabbani, Muhammad Faried, mengatakan pihaknya menyambut baik ajakan Pemkab Bogor untuk berkolaborasi dalam penanganan dampak kekeringan.

Ia menjelaskan, koordinasi dengan Dinas Sosial telah dilakukan sejak jauh hari setelah pemerintah daerah menerima informasi dan prediksi dari BMKG mengenai potensi kemarau panjang yang dipengaruhi fenomena El Nino.

Baca Juga: Warung Nasi Nyonya Medan Viral, Sajikan Masakan Khas Sumatera Utara, Harga Mulai Rp18 Ribu

"Kami berdiskusi cukup intens dengan Dinas Sosial Kabupaten Bogor mengenai potensi kekeringan. Berdasarkan informasi yang diterima pemerintah daerah, Juli hingga September diperkirakan menjadi periode paling krusial sehingga langkah antisipasi harus dipersiapkan sejak awal," ujar Faried.

Menurutnya, suhu udara yang meningkat selama musim kemarau menyebabkan banyak sumber mata air di sejumlah wilayah mulai mengering sehingga masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Faried menilai Pemkab Bogor menunjukkan keseriusan dalam melakukan mitigasi bencana kekeringan dengan menggandeng berbagai pihak untuk mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat.

"Kami melihat pemerintah daerah sangat serius mempersiapkan langkah penanganan kekeringan. Karena itu, ketika diajak berkolaborasi, kami merasa bersyukur dapat ikut berkontribusi membantu masyarakat. Dana yang kami kelola berasal dari masyarakat, sehingga manfaatnya juga harus kembali dirasakan oleh masyarakat," katanya.

Salurkan 41 Tangki Air ke 22 Desa

Faried mengungkapkan, distribusi bantuan dilakukan berdasarkan data dan rekomendasi lokasi prioritas yang diterima setiap hari dari Dinas Sosial Kabupaten Bogor.

Sejak 11 hingga 31 Juli 2026, LAZ Rabbani telah mengirimkan 41 tangki air bersih dengan kapasitas 8.000 liter per tangki.

Dengan demikian, total air bersih yang telah disalurkan mencapai sekitar 328.000 liter.

Bantuan tersebut telah menjangkau 22 desa di 11 kecamatan yang terdampak kekeringan.

Beberapa desa bahkan menerima distribusi lebih dari satu kali karena kondisi kekeringan yang cukup parah dan tingginya kebutuhan masyarakat.

"Berdasarkan data yang kami terima, bantuan ini telah menjangkau sekitar 12.301 kepala keluarga atau kurang lebih 44.586 jiwa. Penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan," jelasnya.

Baca Juga: Juventus Menang 2-0 atas Nice di Laga Pramusim, Douglas Luis Cetak Gol

Faried berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat dapat terus diperkuat agar penanganan dampak kekeringan berjalan lebih optimal.

Ia juga mengajak berbagai lembaga sosial, dunia usaha, maupun masyarakat yang memiliki kemampuan untuk turut berpartisipasi membantu warga terdampak.

"Penanganan kekeringan tidak bisa dilakukan sendiri. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung langkah pemerintah agar kebutuhan air bersih warga dapat terpenuhi," tuturnya.

Faried turut menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial Kabupaten Bogor yang telah membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak serta kepada Bupati Bogor yang dinilai terus memantau perkembangan kondisi kekeringan dan upaya penanganannya.

"Kami berharap Pemkab Bogor terus diberikan kemudahan dalam menghadapi musim kemarau ini. Semoga sinergi yang telah terbangun mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," ujarnya.

Dinsos Siapkan Data Wilayah Prioritas

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Bogor, R. Dudi Wigena Santana, menjelaskan bahwa kerja sama dengan LAZ Rabbani dilakukan melalui koordinasi sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan distribusi bantuan.

Menurutnya, Dinas Sosial bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terlebih dahulu melakukan identifikasi serta asesmen terhadap wilayah yang mengalami kesulitan air bersih.

Baca Juga: Struk Pencairan PKH Rp975 Ribu Beredar, Apakah Bansos Tahap 3? Cek Panjelasannya

"Hasil asesmen tersebut kemudian menjadi dasar dalam menentukan desa-desa prioritas yang akan menerima bantuan. Data dan jadwal distribusi kami sampaikan kepada LAZ Rabbani agar penyaluran dapat berlangsung tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat," jelas Dudi.

Sinergi antara Pemkab Bogor dan LAZ Rabbani diharapkan dapat mempercepat penanganan dampak kekeringan yang masih melanda sejumlah wilayah, sekaligus memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung. (***)

Editor : Yosep Awaludin
LAZ Rabbani musim kemarau kabupaten bogor dinas sosial