CFD Tegar Beriman Bogor Kini Bernuansa Sunda, Pedagang Mulai Kompak Kenakan Pangsi dan Kebaya

Abilly Muhamad • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 12:24 WIB
Sejumlah pedagang saat menggunakan pakaian adat sunda di CFD Tegar Beriman Bogor. Foto:Billy/Radar Bogor.
Sejumlah pedagang saat menggunakan pakaian adat sunda di CFD Tegar Beriman Bogor. Foto:Billy/Radar Bogor.

RADAR BOGOR – Suasana berbeda terlihat di kawasan Car Free Day (CFD) Tegar Beriman, Cibinong, Minggu, 2 Agustus 2026.

Sejumlah pedagang CFD Tegar Beriman Bogor mulai mengenakan pakaian adat Sunda saat berjualan sebagai upaya memperkuat identitas budaya sekaligus menghadirkan daya tarik baru bagi masyarakat.

Langkah tersebut merupakan bagian dari ajakan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk melestarikan budaya lokal di ruang publik. Dari sekitar 256 pedagang di CFD, sebagian di antaranya telah mengenakan busana khas Sunda, seperti pangsi, totopong, hingga kebaya bernuansa modern.

Baca Juga: Prediksi Skor Wrexham vs Sunderland 2 Agustus 2026, Premier League Series

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengatakan penggunaan pakaian adat menjadi salah satu cara memperkenalkan identitas budaya kepada masyarakat.

"Pak Bupati selalu mengingatkan bahwa identitas itu penting. Karena itu kami mulai mengajak para pedagang mengenakan pakaian adat Sunda saat berjualan di CFD," ujarnya.

Menurut Ajat, penggunaan busana tradisional tidak hanya menjadi simbol pelestarian budaya, tetapi juga diharapkan mampu menciptakan ciri khas baru bagi kegiatan CFD Tegar Beriman.

Baca Juga: Sengaja Disembunyikan, Begini Perjalanan Ruben Onsu Pertama Kali Jadi Mualaf

Ia mengungkapkan, setelah berbincang dengan sejumlah pedagang, respons yang diterima cukup positif. Para pedagang mengaku tetap nyaman mengenakan pakaian adat selama beraktivitas.

"Ternyata mereka senang dan merasa tidak kepanasan saat menggunakannya," katanya.

Ajat menilai, suasana pasar UMKM yang dipadukan dengan nuansa budaya Sunda dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Baca Juga: Update Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Tahun 2026 di Empat Bank Penyalur

"Kalau para pedagang tampil dengan pakaian adat, tentu akan menjadi keunikan tersendiri. Harapannya masyarakat semakin tertarik datang dan berbelanja di CFD," jelasnya.

Ke depan, Pemkab Bogor berencana menjadikan penggunaan pakaian adat sebagai kebiasaan rutin dalam pelaksanaan CFD. Namun, penerapannya dilakukan secara bertahap dengan pendekatan persuasif.

Pemerintah juga akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk membantu penyediaan pakaian adat bagi pedagang agar penerapannya tidak menjadi beban.

Baca Juga: Cek Saldo KKS Bank Mandiri untuk Bansos PKH dan BPNT Tahap 3, Sudah Cair atau Belum? Simak Infonya

"Kami ingin ini menjadi budaya yang baik. Tidak memaksa, tetapi akan kami fasilitasi agar ke depan para pedagang bisa tampil seragam dengan pakaian adat Sunda," pungkas Ajat.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
bogor kebaya cfd Tegar Beriman sunda