Cegah Kanker Serviks, Dr Frits Dorong Vaksin Gratis di Bogor

Siti Dewi Yanti • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 18:14 WIB
Ketua DPD NasDem Kabupaten Bogor, Kol (Purn) Dr. dr. Friedrich M. Rumintjap (kiri) saat memberikan penjelasan.
Ketua DPD NasDem Kabupaten Bogor, Kol (Purn) Dr. dr. Friedrich M. Rumintjap (kiri) saat memberikan penjelasan.

RADAR BOGOR - Pencegahan kanker serviks dinilai harus menjadi prioritas bersama. 

Tidak cukup hanya mengandalkan pengobatan ketika penyakit sudah terdiagnosis, langkah preventif seperti vaksinasi, skrining rutin, edukasi, hingga deteksi dini dinilai jauh lebih efektif untuk melindungi perempuan dari ancaman kanker tersebut.

Pesan itu disampaikan Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bogor, Kolonel (Purn) Dr. dr. Friedrich M. Rumintjap, yang akrab disapa dr. Frits, saat menghadiri kegiatan Fun Day & Restorasi Healthy di Kantor DPD NasDem Kabupaten Bogor, Minggu (2/8/2026).

Acara tersebut diawali dengan senam bersama yang diikuti masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan kesehatan dan layanan pemeriksaan Pap Smear sebagai bentuk kampanye pencegahan kanker serviks.

Pencegahan Dinilai Lebih Penting daripada Pengobatan

Dalam kesempatan itu, Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bogor, Kolonel (Purn) Dr. dr. Friedrich M. Rumintjap menegaskan, kanker serviks masih menjadi salah satu penyakit yang paling banyak menyerang perempuan. Karena itu, masyarakat perlu didorong untuk lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Baca Juga: Pengen Parfum Wanita dengan Aroma Tahan Lama? Warga Bogor Bisa Coba 3 Merek Ini

Menurutnya, vaksinasi HPV, skrining berkala, serta deteksi dini merupakan tiga langkah utama yang dapat menekan risiko munculnya kanker serviks.

"Kanker serviks bukan hanya bisa diobati, tetapi yang jauh lebih penting adalah dapat dicegah. Vaksinasi, skrining rutin, dan deteksi dini menjadi kunci untuk melindungi perempuan Indonesia dari kanker serviks," ujar dr. Frits.

Ia menilai keberhasilan pencegahan tidak bisa hanya dibebankan kepada tenaga kesehatan.

Pemerintah daerah, organisasi masyarakat, keluarga, hingga masyarakat luas harus memiliki kepedulian yang sama dalam membangun kesadaran tentang pentingnya pencegahan kanker serviks.

Usulkan Vaksinasi Gratis untuk Perempuan Kabupaten Bogor

Dalam kesempatan tersebut, dr. Frits juga mendorong Pemerintah Kabupaten Bogor agar dapat menghadirkan program vaksinasi kanker serviks secara gratis bagi masyarakat, khususnya perempuan.

Menurutnya, program tersebut dapat menjadi investasi kesehatan jangka panjang sekaligus menekan angka kasus kanker serviks di Kabupaten Bogor.

Ia berharap, langkah tersebut menjadi bagian dari gerakan bersama menuju target Zero Cancer Serviks di Kabupaten Bogor.

"Semua ibu-ibu bersambut gembira hingga teriak kesenangan tatkala saya mengemukakan hal tersebut," ungkapnya.

Belajar dari Program Vaksinasi Gratis di Jakarta

Sebagai contoh, dr. Frits menyebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memberikan layanan vaksinasi kanker serviks secara gratis di sejumlah puskesmas melalui dukungan pemerintah daerah bersama DPRD.

Baca Juga: Olahraga di CFD Tegar Beriman Bogor, Rudy Susmanto Ajak Warga Dukung UMKM Lokal

Menurutnya, kebijakan serupa dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memperluas akses perlindungan kesehatan bagi perempuan.

"Jadi bukan hanya mengobati ketika sudah sakit. Kita harus bergerak bersama untuk mencegahnya sejak awal," tegasnya.

Melalui edukasi yang berkelanjutan, layanan skrining yang mudah dijangkau, serta dukungan vaksinasi, diharapkan semakin banyak perempuan di Kabupaten Bogor terlindungi dari risiko kanker serviks sejak usia dini. (*)

Editor : Siti Dewi Yanti
bogor kanker serviks perempuan nasdem