RADAR BOGOR – Warga Komplek Perumahan Dinas BPT, Desa Banjarwaru, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria lanjut usia di dalam rumahnya pada Senin 3 Agustus 2026 pagi.
Korban diketahui merupakan pensiunan ASN yang ditemukan telah meninggal dunia dalam kondisi mengkhawatirkan dalam rumah di Ciawi.
Korban berinisial JDD (75) ditemukan tergeletak di atas tempat tidur di kamar rumahnya di Banjarwaru, Ciawi sekitar pukul 07.30 WIB.
Kapolsek Ciawi, AKP Dede Lesmana, mengatakan jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang pekerja yang sedang membersihkan rumah tetangga korban.
"Sekitar pukul 07.30 WIB, korban pertama kali ditemukan oleh seorang tukang yang sedang membersihkan rumah di sebelah kediamannya," ujar AKP Dede Lesmana saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, penemuan tersebut berawal ketika saksi bernama Majen mencium aroma tidak sedap yang sangat menyengat saat bekerja.
Baca Juga: Kuasa Hukum Ruben Onsu Klarifikasi Isu Pinjaman Daring Kliennya: Kita Counter dengan Fakta
Karena bau tersebut terus tercium, saksi berusaha mencari sumbernya dan mendapati aroma berasal dari rumah korban yang berada tepat di sebelah lokasi tempatnya bekerja.
Diliputi rasa penasaran, saksi bersama anaknya kemudian memanjat pagar rumah korban sambil beberapa kali memanggil nama JDD. Namun, tidak ada respons dari dalam rumah.
"Keduanya kemudian melihat ke dalam melalui jendela kamar. Dari sana mereka mendapati korban sudah terbaring kaku di atas tempat tidur dan tercium aroma busuk yang diduga berasal dari jasadnya," jelas Dede.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda yang mengarah pada tindak kekerasan.
Menurut AKP Dede, korban diketahui memiliki riwayat penyakit asam urat yang cukup parah hingga menyebabkan pembengkakan pada bagian kaki.
Dari keterangan warga sekitar, korban terakhir kali terlihat pada Jumat, 31 Juli 2026, saat sedang mengunci pagar rumahnya.
"Korban diketahui belum menikah dan merupakan pensiunan aparatur sipil negara yang sebelumnya bekerja di Balai Penelitian Ternak," ungkapnya.
Setelah proses olah tempat kejadian perkara (TKP) selesai dilakukan, jasad korban dievakuasi ke RSUD Idham Chalid Ciawi untuk menjalani pemeriksaan visum guna memastikan penyebab kematian. (cok)
Editor : Yosep Awaludin