Diduga Hendak Bentrok, Puluhan Remaja di Parung Bogor Kocar-kacir Digerebek Polisi

Muhammad Ali • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 11:34 WIB
Ilustrasi polisi berhasil menggagalkan aksi bentrokan antara kelompok remaja di Parung Bogor.
Ilustrasi polisi berhasil menggagalkan aksi bentrokan antara kelompok remaja di Parung Bogor.

RADAR BOGOR – Respons cepat Polsek Parung terhadap laporan masyarakat berhasil menggagalkan dugaan aksi bentrokan sekelompok remaja di wilayah Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor. 

Dalam operasi tersebut, Polsek Parung membubarkan rombongan yang diduga hendak melakukan aksi bentrok dan mengamankan satu unit sepeda motor yang ditinggalkan di lokasi.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Parung, Desa Pemagarsari, Kecamatan Parung, sekitar pukul 22.00 WIB.

Informasi awal diterima aparat kepolisian melalui laporan warga yang disampaikan lewat grup WhatsApp terkait pergerakan sekelompok remaja yang diduga merupakan anggota kelompok gangster.

Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah, mengatakan laporan tersebut menyebutkan rombongan bergerak dari wilayah perbatasan Depok-Parung menuju Parung dengan dugaan membawa senjata tajam.

"Informasi dari masyarakat menyebutkan ada sekelompok remaja yang diduga berasal dari kelompok gangster bergerak dari arah perbatasan Depok menuju Parung dan diduga membawa senjata tajam," ujar Kompol Maman kepada Radar Bogor, Selasa 4 Agustus 2026.

Baca Juga: Hilal Pencairan Bansos Tahap 3: Semua Bank Himbara Berstatus SI, Kapan Saldo PKH BPNT Masuk?

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek langsung menginstruksikan personel piket patroli yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) Ipda Bambang Indra untuk melakukan penyisiran di jalur yang diperkirakan akan dilalui rombongan tersebut.

Saat melakukan patroli, petugas menemukan sekitar 50 unit sepeda motor yang diduga digunakan oleh kelompok remaja yang akan melakukan aksi bentrokan.

"Di lokasi, petugas mendapati sekitar 50 sepeda motor yang diduga merupakan rombongan remaja yang hendak melakukan tawuran antarkelompok," katanya.

Mengetahui kehadiran polisi, para remaja tersebut langsung membubarkan diri dan melarikan diri ke berbagai arah untuk menghindari penangkapan.

Tak berhenti di lokasi, personel Polsek Parung kemudian melakukan pengejaran sekaligus penyisiran hingga ke wilayah Pengasinan guna memastikan tidak ada lagi kelompok yang berkumpul ataupun berpotensi melanjutkan aksi bentrokan.

Dari hasil penyisiran tersebut, polisi berhasil mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat berwarna hitam yang diduga ditinggalkan oleh salah seorang anggota rombongan saat melarikan diri.

"Motor tersebut kini diamankan sebagai barang bukti untuk mendukung proses penyelidikan. Sementara identitas para remaja yang diduga terlibat masih terus didalami," ungkap Maman.

Kompol Maman menegaskan, keberhasilan menggagalkan dugaan aksi bentrokan tersebut merupakan hasil sinergi yang baik antara masyarakat dan aparat kepolisian. 

Menurutnya, laporan cepat dari warga sangat membantu dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Landa Kota Bogor, Pipa PDAM Putus, Pohon Tumbang Timpa Kabel PLN

"Kami mengapresiasi kepedulian warga yang segera memberikan informasi kepada kepolisian. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk mencegah aksi kriminal maupun bentrikan yang dapat membahayakan masyarakat," tegasnya.

Ke depan, Polsek Parung akan terus meningkatkan langkah antisipasi dengan mengintensifkan patroli pada jam-jam rawan, memperkuat koordinasi dengan jajaran kepolisian di wilayah perbatasan.

Serta mengoptimalkan patroli siber guna memantau aktivitas kelompok yang diduga merencanakan tawuran melalui media sosial.

Selain itu, Kompol Maman juga mengingatkan para orang tua agar lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anak, terutama pada malam hari dan dalam penggunaan media sosial.

"Kami mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan dan aktivitas anak-anak, sehingga mereka tidak terjerumus dalam aksi tawuran maupun bentuk kenakalan remaja lainnya," pungkasnya. (cr1)

Editor : Yosep Awaludin
bogor parung bentrokan