RADAR BOGOR – Usia tak menyurutkan semangat Kuncoro untuk kembali mencari kerja. Di usia 52 tahun, pria asal Cilebut, Kabupaten Bogor, itu tetap mendatangi Job Fair 2026 Pemkab Bogor demi mendapatkan pekerjaan dan memenuhi kebutuhan keluarganya.
Job Fair 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Bogor berlangsung selama dua hari di Vivo Mall, Sukaraja. Sejak hari pertama dibuka, ribuan pencari kerja terlihat memadati lokasi dengan membawa berkas lamaran dan harapan mendapatkan pekerjaan baru.
Di tengah ramainya pencari kerja yang didominasi usia muda, sosok Kuncoro menjadi salah satu pencari kerja yang mencuri perhatian pada Job Fair Bogor ini.
Baca Juga: Cek di Sini, Daftar Lengkap Daerah yang Cair Bansos PKH Tahap 3 Tahun 2026
Dengan mengenakan pakaian formal dan membawa dokumen lamaran, ia datang sejak pagi untuk mencoba peruntungan.
Kuncoro mengaku baru pertama kali mengikuti kegiatan job fair. Ia membawa satu berkas lamaran dalam bentuk fisik serta satu dokumen dalam format digital.
"Ikut Job Fair baru pertama kali, ke sini bawa satu berkas lamaran dan soft copy satu," ujar Kuncoro.
Menganggur Sejak Mei
Baca Juga: Update Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Terus Bergulir Per 5 Agustus 2026
Sebelum datang ke Job Fair, Kuncoro diketahui memiliki pengalaman bekerja di salah satu perusahaan swasta besar di Indonesia. Namun, sejak Mei 2026, ia sudah tidak lagi bekerja dan lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga di rumah.
"Sebelumnya bekerja di perusahaan swasta terbesar di Indonesia. Enggak bekerja sejak Mei, di rumah," katanya.
Informasi mengenai Job Fair 2026 yang digelar Pemkab Bogor ia dapatkan melalui media sosial. Tak ingin melewatkan kesempatan, Kuncoro langsung memutuskan untuk datang dan mencoba melamar ke perusahaan yang sesuai dengan pengalaman kerjanya.
Baca Juga: Waspada! 3,9 Juta KPM Dicoret dari Bansos PKH BPNT Tahap 3, Ini Penyebab Data Masuk Exclude
Selama berkarier, Kuncoro memiliki pengalaman di bidang administrasi, termasuk pekerjaan yang berkaitan dengan kontrak dan proyek.
"Saya bidang administrasi, biasanya kontrak proyek atau segala macam," tuturnya.
Sadar Persaingan Tak Mudah
Kuncoro menyadari mencari pekerjaan di usia 52 tahun bukan perkara mudah. Selain harus bersaing dengan ribuan pencari kerja, ia juga menghadapi tantangan dari faktor usia.
Terlebih, Kuncoro masih memiliki tanggungan keluarga dengan dua anak. Namun, kondisi tersebut justru menjadi alasan baginya untuk tidak menyerah mencari peluang.
"Pasti berat, kondisi sekarang apalagi punya anak dua," ungkapnya.
Meski begitu, ia memilih tetap optimistis. Baginya, berusaha dan berdoa menjadi dua hal yang harus terus dilakukan selama masih ada kesempatan.
"Harapannya pasti ada peluang, enggak seremoni aja menampung segala macam. Hidup harus optimis, tapi enggak tahu peluang kebaikan hati vendor. Kita berusaha 90 persen, berdoa 10 persen," ujarnya.
Berharap Lowongan untuk Usia 40-50 Tahun Diperbanyak
Baca Juga: Bansos PIP untuk KPM PKH dan BPNT Tahap 3 Cair: Cek Nominalnya dari Jenjang TK hingga SMA
Kuncoro juga menilai kesempatan kerja bagi masyarakat berusia di atas 40 tahun masih cukup terbatas, khususnya di Kabupaten Bogor.
Menurutnya, pemerintah perlu mendorong lebih banyak perusahaan membuka kesempatan kerja yang tidak hanya menyasar pencari kerja berusia muda.
"Kalau di Kabupaten Bogor kurang, harusnya lebih diperbanyak lagi, apalagi usia di atas 40-50 kadang peluangnya sedikit," katanya.
Ia berharap pemerintah dapat terus memperluas akses lapangan pekerjaan sekaligus menciptakan iklim usaha yang mampu mendorong perusahaan untuk membuka lebih banyak kesempatan kerja.
Bagi Kuncoro, Job Fair Bogor kali ini bukan sekadar datang membawa lamaran. Di tengah usia yang tak lagi muda, langkahnya menjadi bukti bahwa kesempatan tetap layak diperjuangkan selama masih ada kemauan untuk berusaha.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga