RADAR BOGOR - Dampak rusaknya Irigasi Palayangan di Desa Ciherang Pondok, Caringin, Kabupaten Bogor tidak hanya ke lahan pesawahan, tetapi juga ke peternakan ikan warga.
Ribuan ikan di kolam budidaya dilaporkan mati akibat saluran irigasi yang tidak lagi mengalir.
Ketua RW 01 Desa Ciherang Pondok, Mansyur menuturkan, bahwa warga sudah sering menyampaikan keluhan terkait kondisi tersebut. Namun, sampai saat ini belum ada perbaikan rusaknya Irigasi Palayangan.
"Awalnya yang terdampak hanya sawah dan sumur warga, sekarang ribuan ikan milik warga juga mati akibat tidak adanya aliran air dari Irigasi Palayangan," ujarnya, Kamis, 6 Agustus 2026.
Baca Juga: Tak Kunjung Diperbaiki, Wali Kota Bogor Minta Aset Terminal Baranangsiang Dikembalikan
Selama ini, kata Mansyur, kolam-kolam ikan warga bergantung pada pasokan air dari Irigasi Palayangan yang kini mengalami penyusutan debit air hingga menyebabkan kualitas air menurun.
Akibatnya, ribuan ikan tidak mampu bertahan dan mati dalam waktu singkat. Kondisi tersebut membuat para pembudidaya ikan mengalami kerugian yang tidak sedikit.
Selain kehilangan ikan yang siap panen, mereka juga terancam kehilangan sumber mata pencaharian apabila persoalan irigasi tidak segera ditangani.
"Di sisi lain, para petani juga mulai mengeluhkan lahan persawahan yang semakin mengering karena tidak mendapatkan pasokan air sebagaimana mestinya. Kerusakan Irigasi Palayangan telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir," jelasnya.
Alhasil, warga di wilayah tersebut mengaku terpaksa mencari sumber air alternatif dengan menggunakan pompa air maupun mengambil air dari lokasi lain.
Namun, cara tersebut dinilai tidak efektif karena membutuhkan biaya yang cukup besar. Sementara hasil usaha mereka justru terus mengalami kerugian akibat minimnya pasokan air.
Mansyur berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera turun tangan melakukan perbaikan agar dampak yang dialami masyarakat tidak semakin meluas.
"Kami berharap pemerintah segera memperbaiki Irigasi Palayangan. Jangan sampai kerugian masyarakat terus bertambah. Kalau kondisi ini terus dibiarkan, bukan hanya ikan yang mati, tetapi petani juga bisa mengalami gagal panen karena kekurangan air," tandasnya.(cok)
Editor : Eka Rahmawati