RADAR BOGOR – Peresmian Pasar Hewan Bogor di Kecamatan Jonggol, menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Bogor dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para peternak dan pelaku usaha peternakan.
Selain menjadi pusat transaksi ternak, pasar ini juga disiapkan sebagai sarana perdagangan yang lebih representatif dengan fasilitas yang lebih lengkap dan modern.
Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor, Nurhayati, mengatakan Pasar Hewan Bogor dibangun untuk mendukung aktivitas perdagangan ternak yang lebih tertata, sekaligus meningkatkan produktivitas dan efisiensi tata niaga peternakan di Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Direktur Umum PPJ Kota Bogor Mengundurkan Diri, Direksi Diperbolehkan Rangkap Jabatan Sementara
"Pasar Hewan Bogor memiliki fasilitas yang tersedia meliputi ruang transaksi, kandang ternak, pemeriksaan kesehatan hewan, serta hotel hewan untuk mendukung pelayanan dan perdagangan ternak," ujarnya saat menyampaikan laporan pada peresmian Pasar Hewan Bogor di Jonggol, Kamis, 6 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, pasar tersebut beroperasi setiap Senin dan Kamis dengan kapasitas mencapai 500 hingga 700 ekor sapi dan kerbau, serta 200 hingga 250 ekor kambing dan domba.
Aktivitas perdagangan didukung sekitar 70 pedagang yang berasal dari Kabupaten Bogor maupun luar daerah.
Menurutnya, pembangunan Pasar Hewan Bogor merupakan bagian dari program strategis Pemkab Bogor dalam memperkuat sarana dan prasarana sektor peternakan agar lebih modern, nyaman, dan memenuhi standar pelayanan.
Selain area transaksi dan kandang ternak, pasar juga dilengkapi ruang pemeriksaan kesehatan hewan untuk memastikan seluruh ternak yang diperdagangkan dalam kondisi sehat.
Fasilitas hotel hewan menjadi salah satu keunggulan pasar ini karena memungkinkan ternak dititipkan sementara apabila belum terjual, sehingga memudahkan peternak yang datang dari berbagai daerah.
"Keberadaan Pasar Hewan Bogor diharapkan mampu memperbaiki sistem tata niaga ternak, meningkatkan daya saing komoditas peternakan, sekaligus menjadi pusat perdagangan ternak yang mampu melayani kebutuhan masyarakat Kabupaten Bogor maupun wilayah sekitarnya," jelasnya.
Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan pembangunan Pasar Hewan Jonggol merupakan bagian dari strategi besar Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menyiapkan infrastruktur penunjang bagi pengembangan wilayah Bogor Timur.
“Pembangunan kawasan tidak hanya berfokus pada penetapan calon ibu kota Bogor Timur, tetapi juga didukung penyediaan berbagai fasilitas yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tuturnya.
Ia berharap keberadaan Pasar Hewan Bogor dapat menjadi pusat perdagangan ternak yang modern, meningkatkan kesejahteraan peternak, sekaligus memperkuat sektor peternakan sebagai salah satu penopang ekonomi Kabupaten Bogor. (Cr1)
Editor : Eka Rahmawati