Soroti Kasus Dugaan Keracunan MBG di Dramaga Bogor, Wasto Minta Perketat Pengawasan

Septi Nulawam Harahap • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 12:38 WIB
Camat Dramaga Atep saat mengantar salah satu siswa diduga keracunan MBG ke Puskesmas Dramaga, Kabupaten Bogor Kamis, 6 Agustus 2026. (Septi N/Radar Bogor)
Camat Dramaga Atep saat mengantar salah satu siswa diduga keracunan MBG ke Puskesmas Dramaga, Kabupaten Bogor Kamis, 6 Agustus 2026. (Septi N/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Kasus dugaan keracunan usai menyantap menu MBG di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor menuai perhatian publik.

Perlunya pengawasan ketat, serta penerapan program MBG yang sesuai standar sehingga kasus serupa tidak kembali terulang.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi VI DPRD Kabupaten Bogor, H. Wasto saat menjenguk warga yang mengalami gejala keracunan MBG di Puskesmas Dramaga, Kamis, 7 Agustus 2026.

"Pertama - tama, saya memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah, dalam hal ini Dinas Kesehatan, Puskesmas, camat hingga BPBD, yang segera menyelamatkan anak-anak yang menjadi korban," ucapnya.

Menurut Wasto, keselamatan masyarakat terutama anak-anak menjadi prioritas dalam kejadian ini. Ia pun bersyukur mendengar sebagian besar pasien telah membaik.

Meski begitu, ia menyoroti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendistribusikan menu MBG di sekolah-sekolah yang ditemukan kasus dugaan keracunan.

Baca Juga: Bansos PKH Tahap 3 Cair 7 Agustus 2026, KKS Bank Himbara Ini Segera Cek Saldo

"Kalau hasil lab benar bahwa keracunan, maka sesuai dengan SOP harus diberikan sanksi," tegas Wasto.

Sejatinya, masih Wasto, MBG merupakan program yang bagus sebagai upaya pemerintah dalam memenuhi gizi anak.

Namun dengan peristiwa ini, membuat persepsi publik terhadap program tersebut menjadi buruk, terlebih membahayakan nyawa penerima manfaat.

"Sehingga pengawasan ke depan harus lebih ketat lagi, SOP juga harus lebih ketat, supaya peristiwa serupa tidak terulang," tukasnya. (cok)

Editor : Yosep Awaludin
bogor keracunan Dramaga Mbg