Cegah Bentrokan Susulan di Tamansari, Polres Bogor Fokus Pengamanan Sengketa Lahan

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 14:08 WIB
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto. Polres Bogor menerjukan personel ke Tamansari untuk melakukan pengamanan pasca bentrokan.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto. Polres Bogor menerjukan personel ke Tamansari untuk melakukan pengamanan pasca bentrokan.

RADAR BOGOR – Polres Bogor meningkatkan pengamanan di kawasan Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, setelah terjadi bentrokan antara warga dan pihak yang diduga merupakan pengamanan perusahaan pada Kamis 6 Agustus 2026. 

Langkah tersebut dilakukan Polres Bogor untuk mengantisipasi potensi konflik lanjutan di lokasi sengketa lahan di Tamansari.

Puluhan personel gabungan diterjunkan guna menjaga situasi tetap kondusif sekaligus mencegah terulangnya aksi bentrokan yang dipicu persoalan agraria.

Peristiwa tersebut bermula ketika warga berupaya menghentikan aktivitas alat berat yang diduga akan meratakan lahan garapan masyarakat.

Upaya itu kemudian berujung bentrok setelah mendapat perlawanan dari sekelompok orang yang diduga bertugas mengamankan kepentingan salah satu perusahaan yang mengklaim memiliki hak atas lahan tersebut.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan, kepolisian telah mengambil sejumlah langkah pengamanan sebagai upaya mencegah konflik kembali terjadi.

Baca Juga: Terbengkalai Sejak 2006, Stasiun Gunung Putri Bogor Kini Dijuluki Stasiun Hantu

Menurutnya, pendekatan yang dikedepankan adalah langkah persuasif, humanis, serta preventif agar situasi di lokasi sengketa tetap terkendali.

"Prioritas kami saat ini adalah memastikan kondisi di lapangan tetap aman sehingga tidak terjadi lagi bentrokan antara masyarakat dengan pihak pengamanan PT PMC," ujar AKBP Wikha Ardilestanto.

Ia menjelaskan, insiden yang terjadi sebelumnya mengakibatkan sejumlah orang mengalami luka-luka.

Karena itu, seluruh pihak diminta menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi memperkeruh keadaan.

Kapolres juga mendorong penyelesaian konflik dilakukan melalui jalur dialog maupun mekanisme hukum yang berlaku.

"Kami mengajak semua pihak untuk mengedepankan sikap menahan diri. Persoalan ini sebaiknya diselesaikan melalui mediasi atau proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Selain itu, Wikha mengingatkan agar kedua belah pihak tidak melibatkan kelompok lain yang dapat memicu ketegangan baru, melakukan perusakan fasilitas, ataupun bertindak di luar koridor hukum.

Baca Juga: Perbedaan Mesin 2 Tak dan 4 Tak : Cara Kerja, Plus Minus hingga Teknologi Terbarunya

Menurut dia, Polres Bogor bersama Pemkab Bogor dan TNI akan terus berkoordinasi menjaga keamanan di wilayah Tamansari hingga persoalan sengketa lahan tersebut memperoleh penyelesaian.

"Polri bersama TNI dan pemerintah daerah akan terus hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami berharap seluruh pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan serta menjaga situasi tetap kondusif," tutupnya. (***)

Editor : Yosep Awaludin
tamansari bentrokan polres bogor