Penanaman Cabai Jawa Digelar di Bogor, Kolaborasi Kampus dan Petani Dorong Ekonomi Desa

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 10:40 WIB
Penanaman Cabai Jawa oleh tim PPK ORMAWA HMA bersama Kelompok Tani Sugihmukti 1 Pancawati, Caringin Bogor.
Penanaman Cabai Jawa oleh tim PPK ORMAWA HMA bersama Kelompok Tani Sugihmukti 1 Pancawati, Caringin Bogor.

RADAR BOGOR – Upaya mengembangkan potensi pertanian sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat desa dilakukan melalui program penanaman perdana Cabai Jawa.

Penanaman Cabai Jawa itu  menjadi bagian dari kolaborasi antara tim PPK ORMAWA HMA Unpak Bogor, kelompok tani, perguruan tinggi, pemerintah desa, hingga pihak swasta.

Penanaman Cabai Jawa dilaksanakan oleh tim PPK ORMAWA HMA bersama Kelompok Tani Sugihmukti 1 Pancawati, Caringin Bogor, di lahan demplot yang telah disiapkan.

Kegiatan tersebut turut melibatkan sejumlah unsur dari perguruan tinggi, di antaranya Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Dosen pembimbing, Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) HMA, Badan Legislatif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (BLM), serta Satuan Tugas (Satgas) Perguruan Tinggi.

Selain unsur perguruan tinggi, program ini juga mendapat dukungan dari mitra, yakni PT Mandiri Banana Indonesia (MBI).

Penanaman Perdana Cabai Jawa

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan secara resmi. Setelah itu, seluruh peserta diarahkan menuju lahan demplot sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan utama.

Baca Juga: Status KKS Sudah SI Tapi Saldo Masih Kosong? KPM Cek Penjelasan Penting Ini

Sebelum proses penanaman dimulai, Ketua Kelompok Tani Sugihmukti 1, Iyus Rustani, memberikan penjelasan mengenai teknik budidaya Cabai Jawa.

Ia juga melakukan demonstrasi secara langsung mengenai tata cara penanaman Cabai Jawa yang baik dan sesuai dengan prosedur.

Pembekalan tersebut diberikan agar anggota kelompok tani dapat memahami teknik yang tepat sehingga tanaman dapat tumbuh optimal dan menghasilkan panen sesuai harapan.

Setelah pengarahan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman perdana secara simbolis.

Penanaman pertama dilakukan bersama oleh Ketua Kelompok Tani Sugihmukti 1, pemerintah desa, kepala dusun, serta perwakilan dari PT Mandiri Banana Indonesia (MBI).

Momentum tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya program pendampingan budidaya Cabai Jawa yang diharapkan memberikan dampak positif terhadap produktivitas dan kesejahteraan petani.

Cabai Jawa Diharapkan Jadi Komoditas Unggulan Desa

Kolaborasi antara perguruan tinggi, kelompok tani, pemerintah desa, dan mitra usaha diharapkan mampu membuka peluang pengembangan Cabai Jawa sebagai komoditas unggulan desa.

Program tersebut tidak hanya berorientasi pada kegiatan penanaman, tetapi juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui pengembangan potensi pertanian lokal.

Baca Juga: Cara Mengajukan Kembali PKH dan BPNT yang Tidak Cair karena Masuk Desil 6-10

Sinergi berbagai pihak juga diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendorong pengembangan sektor pertanian serta perekonomian desa.

Setelah seluruh rangkaian penanaman selesai, peserta kembali ke lokasi pembukaan untuk mengikuti acara penutupan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama yang melibatkan seluruh unsur yang hadir, mulai dari tim PPK ORMAWA, Wakil Dekan III, dosen pembimbing, BLM, Satgas Perguruan Tinggi, pemerintah desa, Kelompok Tani Sugihmukti 1, hingga perwakilan PT Mandiri Banana Indonesia (MBI). (***)

Editor : Yosep Awaludin
Cabai jawa bogor PPK Ormawa pertanian