RADAR BOGOR - SDN Lumpang 01, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor kembali menjadi sasaran pembobolan.
Aksi pencurian tersebut membuat sejumlah fasilitas sekolah rusak dan berbagai barang elektronik raib.
Kepala SDN Lumpang 01, Ernawati, menunjukkan sejumlah bagian sekolah yang mengalami kerusakan saat ditemui wartawan pada Senin (10/8/2026).
Baca Juga: SMAN 5 Kota Bogor Umumkan Raih Juara 2 Futsal Piala Kemerdekaan hingga Kelas Terbersih
Di salah satu ruangan, tampak jendela dengan dinding berwarna hijau toska yang dilengkapi teralis besi.
Bagian teralis tersebut terlihat pernah dibongkar paksa.
Bekas congkelan juga masih terlihat di sejumlah bagian.
Ernawati mengatakan, teralis di jendela tersebut sebelumnya sudah diperbaiki setelah kejadian pembobolan sebelumnya. Namun, pelaku kembali merusaknya untuk masuk ke dalam ruangan.
“Ini yang kedua. Ini dicongkel. Sebelumnya teralisnya sudah ada dan sudah dibetulkan,” kata Ernawati.
Pintu dan Gembok Ikut Dirusak
Kerusakan tidak hanya ditemukan pada jendela.
Ernawati kemudian menunjukkan pintu teralis yang menjadi akses pengamanan ruangan.
Bagian kait dan engsel pintu terlihat rusak akibat dibongkar paksa.
Kondisi kunci juga mengalami kerusakan cukup parah.
Menurut Ernawati, pelaku diduga menggunakan cara serupa untuk membuka akses masuk ke sejumlah bagian sekolah.
Baca Juga: Mau Liburan Murah di Bogor? Rivera Punya Promo 17 Agustus Mulai Rp66 Ribu
Ia kemudian berjalan menyusuri koridor sekolah dan menunjukkan bagian pintu lain yang juga mengalami kerusakan.
Beberapa titik pada bangunan tampak memiliki bekas congkelan.
Kerusakan juga terjadi pada gerbang sekolah.
Gembok lama yang digunakan untuk mengamankan akses masuk telah dirusak.
Pihak sekolah kemudian membeli gembok baru untuk menggantikannya.
“Ini dibongkar. Ini sudah dibeli lagi barusan. Ini dicongkel dan dihancurkan,” ujar Ernawati.
CCTV hingga Laptop Hilang
Selain merusak fasilitas sekolah, pelaku membawa sejumlah barang elektronik.
Ernawati mengatakan, barang yang hilang antara lain CCTV, proyektor, laptop, sound system, printer, dan komputer.
“Yang hilang CCTV, kemudian infokus, laptop dua, tapi yang satu sudah rusak sehingga tidak dibawa. Kemudian sound juga tiga set, printer, komputer dua, dan laptop dua,” ungkapnya.
Baca Juga: Resep Tom Yum Goong, Sup Udang Thailand dengan Kuah Asam, Pedas dan Gurih
Pihak sekolah juga tidak mengetahui secara pasti kapan pembobolan terakhir terjadi.
Sebab, perangkat CCTV yang seharusnya membantu memantau aktivitas di lingkungan sekolah turut dibawa pelaku.
“Tidak tahu waktu kejadiannya, karena CCTV-nya diambil,” kata Ernawati.
Sudah 4 Kali Dibobol
Pembobolan di SDN Lumpang 01 ternyata bukan kejadian pertama.
Ernawati menyebut, sekolah tersebut sudah mengalami kejadian serupa sebanyak empat kali.
Rentetan kejadian tersebut membuat pihak sekolah harus berulang kali memperbaiki fasilitas pengamanan, mulai dari teralis, pintu hingga gembok gerbang.
Kerugian akibat aksi pencurian dan kerusakan fasilitas sekolah diperkirakan mencapai Rp70 juta.
“Total kerugian sekitar Rp70 juta,” ujar Ernawati.
Melihat ukuran sejumlah barang yang hilang, khususnya sound system berukuran besar, Ernawati menduga aksi tersebut tidak dilakukan seorang diri.
Baca Juga: Prediksi Manchester United vs Leeds, Duel Sengit Jelang Musim Baru
Ia memeragakan, ukuran perangkat tersebut dengan kedua tangannya untuk menggambarkan barang yang dibawa pelaku.
Kondisi tersebut, membuat pihak sekolah semakin membutuhkan sistem keamanan yang lebih kuat agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. (sir)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim