RADAR BOGOR - Kreativitas pemuda di Desa Mekarsari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor kembali mencuri perhatian.
Bukan sekadar menghias lingkungan dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia, para pemuda di Kampung Setu, RT 02/RW 03, justru menghadirkan sebuah karya unik berupa miniatur Menara Eiffel yang dibuat dari bambu.
Karya tersebut menjadi salah satu bentuk kreativitas Karang Taruna bersama para pemuda setempat.
Baca Juga: Sudah SI tapi Saldo Bansos BPNT Masih Kosong? Ini Penjelasan Lengkapnya
Proses pembuatannya dilakukan secara gotong royong selama kurang lebih satu bulan menjelang Agustus.
Kepala Desa Mekarsari, Hendrik mengatakan, karya tersebut merupakan hasil kreativitas para pemuda yang selama ini memang memiliki keterampilan dalam mengolah bambu menjadi berbagai produk kerajinan.
Dari Kerajinan Bambu hingga Miniatur Menara Eiffel
Menurut Hendrik, para pemuda di wilayah RW 03 sebelumnya telah menghasilkan beragam kerajinan berbahan bambu.
Mulai dari lampu hias hingga miniatur kapal menjadi bagian dari karya yang pernah mereka buat.
Kreativitas tersebut, kemudian dikembangkan menjadi karya yang lebih besar untuk menyemarakkan suasana peringatan HUT Kemerdekaan RI.
Pilihan mereka jatuh pada miniatur Menara Eiffel yang dikerjakan dengan ketelitian dan semangat kebersamaan.
"Ini salah satu karya Karang Taruna melalui para pemuda, khususnya di wilayah RW 03 Desa Mekarsari," ujar Hendrik.
Pembuatan miniatur tersebut tidak dilakukan secara instan.
Para pemuda membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk menyelesaikannya hingga dapat dipasang dan dinikmati masyarakat.
Jadi Bagian dari Semarak HUT Kemerdekaan
Kehadiran miniatur Menara Eiffel dari bambu itu juga sejalan dengan kegiatan menyambut HUT Kemerdekaan yang digelar di berbagai tingkatan, mulai dari lingkungan, desa, hingga kecamatan dan kabupaten.
Hendrik menjelaskan, Pemerintah Desa Mekarsari turut mendorong berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kebersihan, penghijauan, serta penataan dan penghiasan lingkungan.
Baca Juga: Kabar Bansos Tahap 3 Hari Ini: Status di SIKS-NG Mayoritas SI, Cek Saldo KKS Segera
Dalam konteks tersebut, karya pemuda RW 03 menjadi salah satu bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam mempercantik lingkungan sekaligus menunjukkan, kegiatan peringatan kemerdekaan dapat menjadi ruang untuk menampilkan kreativitas warga.
Bagi pemerintah desa, keberadaan karya tersebut bukan hanya persoalan dekorasi.
Lebih lanjut, kreativitas para pemuda dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang dapat memberikan manfaat ekonomi.
Berpeluang Dikembangkan Menjadi Produk UMKM
Hendrik berharap, keterampilan mengolah bambu yang dimiliki para pemuda tidak berhenti pada pembuatan dekorasi saat momentum tertentu.
Ia ingin kemampuan tersebut terus dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai jual.
Menurutnya, apabila dikelola dengan baik, kerajinan bambu dapat menjadi salah satu peluang pemberdayaan masyarakat sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Mekarsari.
"Kami berharap karya mereka benar-benar bisa dikembangkan menjadi produksi yang menguntungkan dan meningkatkan perekonomian, khususnya UMKM di Desa Mekarsari," kata Hendrik.
Ia menilai, kreativitas pemuda perlu mendapat perhatian dan dukungan agar dapat berkembang secara berkelanjutan.
Tidak menutup kemungkinan, karya-karya tersebut nantinya dapat dipasarkan sebagai produk kerajinan khas Desa Mekarsari.
Apresiasi untuk Pemuda Kampung Setu
Hendrik pun menyampaikan apresiasi kepada para pemuda yang telah menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus menghasilkan karya kreatif.
Baca Juga: Mahasiswa Soroti Kondisi Jalan di Jawa Barat, Begini Jawaban Dedi Mulyadi
Baginya, miniatur Menara Eiffel dari bambu menjadi bukti bahwa potensi pemuda di tingkat kewilayahan dapat menghasilkan sesuatu yang membanggakan apabila dikerjakan dengan semangat kebersamaan.
"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para pemuda yang telah berkarya di wilayah Desa Mekarsari, khususnya di Kampung Setu, RT 02/RW 03," tutur Hendrik.
Karya tersebut diharapkan, menjadi langkah awal bagi para pemuda untuk terus berinovasi.
Dari sebuah miniatur Menara Eiffel, tersimpan harapan yang lebih besar yakni lahirnya produk kreatif berbahan bambu yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu membuka peluang usaha dan meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Mekarsari. (sir)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim