RADAR BOGOR - Deretan bendera merah putih yang akan berkibar di seluruh wilayah Kabupaten Bogor, diharapkan tidak berhenti sebagai tanda menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto ingin setiap bendera menjadi pengingat tentang perjuangan, persatuan, dan semangat masyarakat dalam mengisi kemerdekaan.
Pesan tersebut disampaikan Rudy Susmanto saat menyerahkan Bendera Merah Putih kepada perwakilan 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor sekaligus melepas Kontingen Jambore Nasional ke-12 Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Bogor di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Rabu (12/8).
Bendera Merah Putih Bukan Sekadar Simbol
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bogor, Rudy Susmanto menekankan, pengibaran Merah Putih tidak seharusnya dimaknai sebagai kegiatan seremonial menjelang 17 Agustus.
Menurut Rudy, bendera merupakan simbol perjalanan panjang bangsa Indonesia dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
Baca Juga: Menuju Wistara 2027, Forum Kota Sehat Mulai Jadwalkan Evaluasi OPD Kota Bogor
Karena itu, semangat yang terkandung di balik Merah Putih perlu terus dihidupkan dalam kehidupan masyarakat.
Ia menggambarkan, setiap kibaran bendera sebagai pengingat terhadap para tokoh dan pejuang bangsa, mulai dari Soekarno, Mohammad Hatta, Pangeran Diponegoro hingga Panglima Besar Jenderal Sudirman.
Rudy menilai, perjuangan para tokoh tersebut seharusnya menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk meneruskan semangat membangun Indonesia.
40 Kecamatan Terima Bendera Merah Putih
Penyerahan bendera kepada 40 kecamatan di Kabupaten Bogor, menurut Rudy, memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar membagikan bendera untuk dipasang di berbagai wilayah.
Ia menyebut, kegiatan tersebut sebagai upaya menyalurkan kembali semangat perjuangan kepada masyarakat.
Dengan demikian, pengibaran Merah Putih di tingkat kecamatan diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan semangat gotong royong.
Bagi Rudy, kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini merupakan hasil dari perjuangan panjang yang melibatkan pengorbanan besar para pahlawan.
Di balik bendera yang berkibar, terdapat sejarah panjang berupa keringat, air mata, darah, hingga nyawa yang dipertaruhkan demi mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia.
Masyarakat Diminta Tidak Mencederai Perjuangan Pahlawan
Rudy Susmanto juga mengajak, masyarakat Kabupaten Bogor untuk mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan dan karya positif.
Ia mengingatkan, kondisi sulit, persoalan kehidupan, maupun perbedaan yang muncul di tengah masyarakat tidak boleh menjadi alasan untuk melupakan nilai perjuangan para pahlawan.
Baca Juga: Pesan Penting Bupati Rudy Susmanto untuk Kontingen Pramuka Kabupaten Bogor di Jambore Nasional
“Jangan pernah nodai perjuangan para pahlawan kita,” ungkapnya.
Menurutnya, masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjaga hasil perjuangan tersebut dengan memperkuat persatuan, saling membantu, dan berkontribusi bagi bangsa serta daerah.
Rudy juga menegaskan, perjuangan bangsa Indonesia tidak berakhir ketika kemerdekaan diproklamasikan pada 17 Agustus 1945.
Setelah proklamasi, para pejuang masih menghadapi berbagai tantangan untuk mempertahankan kedaulatan dan keutuhan negara.
Karena itu, generasi saat ini dinilai perlu meneruskan perjuangan tersebut melalui tindakan nyata sesuai dengan bidang dan kemampuan masing-masing.
Jasa Pahlawan Tak Sebanding dengan Pengorbanan Hari Ini
Lebih lanjut, Rudy mengingatkan masyarakat agar tidak membandingkan pengorbanan yang dilakukan saat ini dengan perjuangan para pahlawan yang telah merebut kemerdekaan.
Baca Juga: PIP 2026 Cair Berdasarkan Desil, Ini Kriteria KPM yang Berpeluang Menerima
Menurut dia, sebesar apa pun kontribusi seseorang kepada bangsa dan negara, nilainya tetap tidak dapat disamakan dengan pengorbanan para pejuang yang telah mempertaruhkan kehidupan mereka demi Indonesia. (*)
Editor : Siti Dewi Yanti